Sumbawa barat|Bintangtv.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara melalui pelaksanaan Sosialisasi Program PRIMA (Peningkatan Resiliensi dan Mutu Pekerja Migran Indonesia) tujuan Jepang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (4/8/2026) di Gedung Graha Praja, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, dan dihadiri oleh Bupati Sumbawa Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, perwakilan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara, pimpinan OPD para camat serta ratusan peserta yang berminat mengikuti program penempatan kerja ke Jepang.
Program PRIMA merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Melalui program ini, peserta dipersiapkan agar memiliki kemampuan beradaptasi, disiplin, kompetensi kerja, serta daya tahan (resiliensi) dalam menghadapi tantangan dunia kerja di luar negeri, khususnya di Jepang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Barat, Slamet Riadi, S.Pi., M.Si., mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi secara menyeluruh mengenai peluang kerja di Jepang sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri Sumbawa Barat untuk menjadi PMI yang profesional.
“Program ini diharapkan mampu memberikan peluang kerja bagi generasi muda Sumbawa Barat. Dari sebanyak 238 peserta yang mengikuti proses seleksi awal, sebanyak 179 orang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi, dan selanjutnya akan dipilih 50 peserta terbaik untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan intensif selama satu bulan sebagai persiapan sebelum diberangkatkan ke Jepang,” jelas Slamet.
Menurutnya, pelatihan tersebut akan membekali peserta dengan kemampuan bahasa, budaya kerja, kedisiplinan, serta keterampilan yang dibutuhkan sesuai standar perusahaan di Jepang.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara, Lili Fahrida, S.Si., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam memberikan ruang dan kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Ia berpesan kepada para peserta agar selalu menjaga nama baik pribadi, keluarga, daerah, dan Indonesia selama bekerja di Jepang.
“Disiplin, kerja keras, dan keterampilan menjadi modal utama untuk sukses. Kami berharap ilmu, pengalaman, dan budaya kerja yang diperoleh di Jepang nantinya dapat diterapkan ketika kembali ke Kabupaten Sumbawa Barat sehingga mampu memberikan manfaat bagi daerah,” ujarnya.
Lili juga memberikan apresiasi kepada Bupati Sumbawa Barat yang dinilai memiliki visi jauh ke depan dalam pengembangan sumber daya manusia.
“Kami mengapresiasi langkah Bupati Sumbawa Barat yang telah menghadirkan program ini. Ini merupakan terobosan yang patut menjadi contoh bagi kabupaten lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam menyiapkan tenaga kerja yang berkualitas dan berdaya saing global,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berkomitmen menciptakan lebih banyak peluang kerja melalui Program KSB Maju, khususnya pada sektor industrialisasi ketenagakerjaan.
Menurutnya, keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi salah satu instrumen penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan industri, sehingga generasi muda tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan.
“Kita ingin anak-anak muda Sumbawa Barat memiliki keterampilan, kompetensi, dan kesiapan kerja sehingga mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kesempatan kerja harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegas Bupati.
Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara merupakan program berkelanjutan. Keberhasilan angkatan pertama akan menjadi tolok ukur untuk pengembangan program pada tahun-tahun berikutnya.
“Saya berharap peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tetap semangat, jaga disiplin, dan saya meminta agar proses keberangkatan dapat dipercepat sehingga kesempatan bekerja di Jepang segera dapat dimanfaatkan,” ujarnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus menjajaki kerja sama penempatan tenaga kerja dengan sejumlah negara lain, salah satunya Jerman. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari pelayanan pemerintah dalam membuka akses lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
“Ke depan masih banyak peluang kerja yang sedang kami siapkan. Kami sedang menjajaki kerja sama dengan beberapa negara, termasuk Jerman,” pungkasnya.(02)












