Sumbawa barat|Bintangtv.id-Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Sumbawa (BPJPS) Dinas PUPR-PKP Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mustafa, S.T., M.T., melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan kerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara di sejumlah titik di Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan sejauh mana tahapan pembangunan infrastruktur, khususnya akses penghubung wilayah selatan Kabupaten Sumbawa Barat dengan Kabupaten Sumbawa, yang memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Mustafa menegaskan bahwa peninjauan lapangan sangat penting dilakukan guna memastikan kualitas, kelayakan, serta keamanan infrastruktur yang sedang dan telah dibangun. Ia menyebut jalur tersebut sebagai akses strategis yang menjadi urat nadi perputaran ekonomi di dua kabupaten.
“Jalur ini sangat krusial karena menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar dan dapat digunakan dengan aman,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, BPJPS berkoordinasi langsung dengan tim teknis dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Peninjauan difokuskan pada progres pekerjaan perbaikan jalan yang terdampak bencana alam, termasuk banjir bandang yang sebelumnya melanda wilayah Sekongkang.
Pada ruas jalan Benete–Sejorong, tim memantau sejumlah pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor PT Tulu Era Gemilang. Pekerjaan tersebut meliputi penutupan lubang (patching) untuk memperbaiki permukaan jalan yang rusak, penanganan longsoran melalui pemasangan bronjong guna menstabilkan lereng, serta pembangunan kembali jembatan beton yang mengalami kerusakan struktural.
Langkah-langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana agar kembali berfungsi optimal dan menjamin keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, rombongan juga melakukan evaluasi terhadap proyek pembangunan jalan dan jembatan yang telah dikerjakan pada tahun 2025 oleh kontraktor PT Sinar Bali Binakarya dengan dukungan PT Amman Mineral. Evaluasi ini bertujuan memastikan keberlanjutan fungsi dan pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Dinas PUPR-PKP NTB bersama PT Amman Mineral juga berkomitmen untuk segera menindaklanjuti pekerjaan lanjutan, khususnya penanganan longsoran dan perbaikan struktur jalan di jalur Lingkar Selatan Kabupaten Sumbawa Barat.
Upaya percepatan ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, baik untuk masyarakat, angkutan barang, maupun transportasi umum, sehingga tidak menghambat aktivitas ekonomi daerah.
Pemerintah Provinsi NTB menegaskan bahwa pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi “NTB Makmur Mendunia”.(02)












