Sumbawa barat|Bintangtv.id– Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah,S.T.,M.Si.,menyerahkan secara langsung Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) Perwakilan Nusa Tenggara Barat pada Selasa (31/3/2026). Penyerahan tersebut dilakukan tepat waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan aturan yang berlaku, pemerintah daerah wajib menyampaikan laporan keuangan paling lambat tiga bulan setelah berakhirnya tahun anggaran. Ketepatan waktu penyerahan ini menjadi indikator awal kepatuhan pemerintah daerah terhadap prinsip tata kelola keuangan yang baik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Amar menegaskan bahwa penyerahan LKPD bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
“Penyampaian laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada publik sekaligus komitmen untuk terus menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, laporan keuangan yang diserahkan kepada BPK akan menjadi dasar dalam proses pemeriksaan. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menentukan opini BPK terhadap kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah daerah.
Opini BPK sendiri merupakan salah satu tolok ukur penting dalam menilai kualitas pengelolaan keuangan daerah. Opini tertinggi yang dapat diraih adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang menunjukkan bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat tercatat memiliki rekam jejak positif dalam hal tersebut. Sejak tahun 2015, KSB secara konsisten berhasil meraih opini WTP dari BPK. Capaian tersebut menjadi modal penting sekaligus motivasi untuk mempertahankan prestasi serupa pada tahun anggaran 2025.
Dengan penyerahan LKPD yang tepat waktu dan komitmen yang terus dijaga, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat optimistis dapat kembali memperoleh opini terbaik dari BPK, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.(02)












