Politik pemerintahan

Momentum Idul Fitri 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera

30
×

Momentum Idul Fitri 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Pahlawan, Sumbawa, Sabtu (21/3/2026).

 

iklan

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, Wakil Bupati Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa momentum Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi bersama, terutama setelah satu tahun perjalanan pemerintahan Jarot–Ansori.

 

Ia mengungkapkan, sejumlah langkah awal telah dicapai, salah satunya dalam tata kelola keuangan daerah, di mana Kabupaten Sumbawa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang merupakan opini tertinggi dalam audit keuangan.

 

Di bidang perencanaan pembangunan, pemerintah daerah juga telah menyelesaikan berbagai dokumen strategis, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dokumen tersebut menjadi pijakan penting agar arah pembangunan Sumbawa lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

 

Pada sektor ekonomi kerakyatan, Bupati menyebutkan adanya tren positif yang mulai terlihat. Selain itu, program sekolah rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu telah mulai beroperasi sebagai upaya memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata.

 

Di bidang ketenagakerjaan, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang lebih representatif terus didorong guna meningkatkan keterampilan generasi muda agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

 

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa arah pembangunan ekonomi Sumbawa kini mulai bergeser menuju hilirisasi. Hal ini dilakukan agar daerah tidak terus bergantung pada penjualan bahan mentah. Beberapa sektor yang menjadi fokus hilirisasi antara lain udang, garam, dan industri peternakan.

 

Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui penandatanganan nota kesepahaman pada 9 Maret 2026 di Jakarta antara Pemerintah Provinsi NTB dan PT Rajawali Nusantara Indonesia, terkait pengembangan program hilirisasi peternakan ayam terintegrasi di NTB, dengan salah satu lokasi pengembangannya di Kabupaten Sumbawa.

 

Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan ekonomi berbasis kelautan melalui konsep ekonomi biru yang berkelanjutan.

 

Dalam upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggagas gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”. Program ini diwujudkan melalui kegiatan safari menanam dengan target satu juta pohon di seluruh wilayah Sumbawa.

 

Mengakhiri sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan Sumbawa bukanlah tanggung jawab satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

 

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat Idul Fitri sebagai kekuatan dalam menjaga persatuan dan kebersamaan, demi mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *