KSB

Polsek Jereweh Pimpin Aksi Gotong Royong Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir

70
×

Polsek Jereweh Pimpin Aksi Gotong Royong Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat|Bintangtv.id– Personel Polsek Jereweh bersama unsur masyarakat dan pemerintah desa melakukan kegiatan bakti sosial membersihkan salah satu fasilitas pendidikan terdampak banjir, TK Negeri 2 Jereweh, di Desa Goa, Rabu (25/2/2026.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Jereweh, AKP Nurlana. Turut serta dalam gotong royong ini antara lain Kepala Sekolah TK Negeri 2 Jereweh, pengurus dan guru, perangkat desa Goa, tokoh masyarakat, Damkar Jereweh, serta orang tua atau wali murid. Kegiatan ini menyasar pembersihan ruang kelas dan sarana prasarana sekolah yang terendam lumpur dan material banjir.

iklan

Musibah banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, termasuk Kecamatan Jereweh dalam beberapa hari terakhir. Luapan air sungai dilaporkan menggenangi pemukiman dan fasilitas umum di sejumlah desa, termasuk Goa, sehingga berimbas pada aktivitas belajar-mengajar.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Nurlana menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial bukan sekadar membersihkan bangunan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi dampak bencana. “Polri hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Selain membersihkan sarana pendidikan, kami berharap proses belajar di sekolah bisa kembali normal secepatnya,” ujarnya.

Gotong royong dilakukan secara terkoordinasi dengan dukungan 1 unit mobil Damkar, 1 unit pompa air, serta berbagai perlengkapan kebersihan. Seluruh peserta bekerja bersama untuk mengangkat material lumpur, membersihkan lantai ruang kelas, serta menyapu dan menata kembali fasilitas yang berserakan akibat banjir. Hadirnya alat tersebut mempercepat proses pembersihan di lingkungan sekolah.

Sementara itu Kepala Sekolah TK Negeri 2 Jereweh, Atika, S.Pd mengungkapkan apresiasinya atas dukungan Polsek dan masyarakat. Ia menyatakan kegiatan ini membantu mempercepat pemulihan sarana pendidikan yang sempat terganggu.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Tanpa gotong royong ini, tentu proses belajar akan semakin lama tertunda,” katanya.

Kegiatan gotong royong berjalan aman, tertib, dan lancar. Para peserta berharap agar fasilitas pendidikan dan proses belajar di sekolah dapat segera pulih sepenuhnya setelah banjir surut.(02)