Headline

Peringatan HPN, Bupati H.Amar Dorong Pers Tetap Independen

73
×

Peringatan HPN, Bupati H.Amar Dorong Pers Tetap Independen

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Barat | Bintangtv.id –Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk menghormati independensi pers. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak menghendaki pers dijadikan alat kekuasaan, melainkan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial, penyampai informasi publik, serta pengawas jalannya pemerintahan secara profesional dan bertanggung jawab.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati H.Amar dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 yang dirangkaikan dengan peresmian Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa Barat, bertempat di Sentra UMKM Alun-Alun Taliwang, Senin (9/2/2026).

iklan

Menurut H.Amar, keberadaan pers memiliki posisi strategis dalam mengawal pembangunan daerah. Pers dinilai berperan penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah.

“Pemerintah daerah tidak ingin pers menjadi alat pemerintah. Pers harus tetap independen, menjalankan fungsi kontrol, serta menyampaikan informasi kepada publik secara profesional dan beretika,” ujar H. Amar.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas wartawan menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas pemberitaan. H.Amar mengapresiasi PWI Sumbawa Barat yang seluruh anggotanya telah mengikuti dan dinyatakan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Faktanya, seluruh anggota PWI Sumbawa Barat sudah lulus UKW. Ini menunjukkan bahwa secara kapasitas dan tata kerja, insan pers di daerah ini telah memenuhi standar profesional. Selanjutnya, kualitas karya jurnalistik menjadi tanggung jawab personal setiap wartawan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, H.Amar juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan penataan tata kelola komunikasi publik. Salah satunya dengan menetapkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai juru bicara resmi pemerintah daerah. Penataan ini diperkuat melalui perubahan peraturan daerah tentang organisasi perangkat daerah, yang kini memiliki bidang khusus untuk fungsi kehumasan dan juru bicara pemerintah.

Langkah tersebut, lanjut H.Amar, bertujuan agar informasi resmi pemerintah tersampaikan secara seragam, jelas, dan tidak menimbulkan multi-tafsir di tengah masyarakat maupun kalangan pers.

“Kendati demikian, komunikasi publik tidak hanya bersifat satu arah melalui rilis pemerintah. Teman-teman pers tetap memiliki ruang untuk memberikan sudut pandang, kritik, dan penilaian. Konferensi pers rutin setiap tiga bulan tetap kami lakukan bukan untuk menggiring opini, melainkan memperjelas isu-isu yang mungkin memiliki perbedaan cara pandang,” jelasnya.

H.Amar kembali menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat menghargai independensi pers, mengingat banyak informasi strategis justru berada di tangan wartawan sebagai hasil kerja jurnalistik di lapangan.

“Kami berharap PWI tetap solid, saling mendukung, dan tidak meninggalkan rekan-rekan yang masih tertinggal, agar koordinasi dan komunikasi antara pers dan pemerintah tetap berjalan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Sumbawa Barat, Khairil W. Zakariah, menyampaikan bahwa peringatan HPN memiliki makna khusus karena bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terhadap penguatan kapasitas dan profesionalisme wartawan.

Khairil mengungkapkan, sejak PWI Sumbawa Barat terbentuk pada akhir tahun 2021, pemerintah daerah secara konsisten memberikan dukungan, khususnya dalam pelaksanaan UKW bagi seluruh anggota.

“Berkat dukungan pemerintah daerah, seluruh anggota PWI Sumbawa Barat telah mengikuti dan lulus UKW. Bahkan, PWI Sumbawa Barat menjadi PWI kabupaten/kota pertama di Indonesia yang seluruh anggotanya tersertifikasi kompetensi,” ungkapnya.

Dalam peringatan HPN tahun ini, PWI Sumbawa Barat mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, KSB Maju Luar Biasa”. Tema tersebut mencerminkan komitmen pers untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus menjaga peran pers sebagai mitra kritis yang konstruktif.

Khairil juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah dengan tetap menjunjung tinggi kebebasan pers dan etika jurnalistik.

“Melalui momentum HPN ini, mari kita bersatu mendukung pembangunan daerah menuju KSB Maju Luar Biasa, sesuai dengan cita-cita bersama,” pungkasnya. (02)