Sumbawa, Bintangtv.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa mulai mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026. Tidak hanya fokus pada pembinaan dan penguatan atlet, Sumbawa juga dipastikan menjadi salah satu tuan rumah untuk lima cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan.
Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq SH M.Si, menjelaskan bahwa tahapan persiapan atlet dilakukan secara terukur dan berjenjang agar seluruh atlet berada dalam kondisi terbaik saat menghadapi Porprov nanti.
“Persiapan awal yang kita lakukan mungkin selama tiga bulan, kemudian tahap kedua, tiga bulan berikutnya, dan tahap ketiga nanti kita harapkan saat tes pengukuran terakhir kondisi atlet betul-betul prima, maksimal,” ujarnya.
Rafiq menekankan pentingnya disiplin latihan dan pengawasan ketat terhadap kondisi fisik para atlet. Tes pengukuran akan dilakukan secara berkala untuk menilai kemampuan daya tahan, kecepatan, hingga kepadatan otot. Persiapan ini dianggap krusial karena Porprov 2026 juga akan menjadi ajang seleksi menuju PON 2028 di NTB-NTT.
Lima Cabor Diproyeksikan Bertanding di Sumbawa
Meskipun masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari KONI Provinsi NTB, Kabupaten Sumbawa telah diproyeksikan menjadi tuan rumah untuk lima cabor, yaitu Taekwondo, Sepak Takraw, Motor Cross (Grasstrack), Gate Ball, dan IBCA MMA (Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Art).
Rafiq menegaskan bahwa peran KONI adalah memperjuangkan status tuan rumah, sementara kesiapan infrastruktur dan dukungan anggaran akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Salah satu syarat yang diminta oleh KONI Provinsi adalah harus ada surat komitmen dari Kepala Daerah dan Ketua DPRD terkait kesiapan anggaran menuju 2026, termasuk fasilitas,” jelasnya.
Menurutnya, komunikasi antara KONI dengan pemerintah daerah sudah berjalan baik, dan pihaknya berharap surat komitmen resmi segera diterbitkan sebagai dasar pelaksanaan persiapan teknis.
Sebagai tuan rumah sebagian, Sumbawa tidak hanya menargetkan sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga sukses dalam capaian prestasi.
“Tentu kita tidak hanya sebagai tuan rumah di lima cabor tadi, pastinya kita menginginkan juara juga,” tegas Rafiq.
Ia berharap momentum Porprov 2026 dimanfaatkan secara maksimal oleh para atlet. Selain menjadi ajang pembuktian kemampuan, Porprov juga membuka peluang besar bagi atlet Sumbawa untuk mendapatkan tiket menuju PON 2028 tanpa melalui babak kualifikasi Pra-PON.
“Golden ticket ini jangan disia-siakan. Latihan yang keras dan disiplin harus dijaga. Tunjukkan bahwa anda adalah atlet Sumbawa yang berprestasi,” pungkasnya. (01)












