Politik pemerintahan

Cegah Stunting dan Gizi Buruk, PKK Sumbawa Dorong Pengembangan Desa B2SA untuk Ciptakan Anak Sehat dan Cerdas

203
×

Cegah Stunting dan Gizi Buruk, PKK Sumbawa Dorong Pengembangan Desa B2SA untuk Ciptakan Anak Sehat dan Cerdas

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id– Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., membuka Rapat Koordinasi Kegiatan DAK Non Fisik Pengembangan Desa Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Tahun 2025 di ruang rapat lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Senin (8/9/2025).

 

iklan

Acara ini turut dihadiri Kepala Bidang Keamanan dan Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa, Nur Isna Sitoresmi, S.Sos., M.Si., sejumlah OPD terkait, serta perwakilan ibu-ibu PKK dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Sumbawa.

 

Dalam arahannya, Hj. Ida Fitria menegaskan pentingnya memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga sehat, cerdas, dan sejahtera melalui pola konsumsi pangan B2SA. Ia menyebut persoalan gizi, termasuk kasus gizi buruk dan stunting, masih menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama.

 

“PKK siap turun langsung ke desa-desa, mendampingi kelompok masyarakat, memberikan edukasi, serta menggerakkan kader PKK hingga tingkat desa untuk menjadi motor perubahan. Pola konsumsi tidak hanya soal ketersediaan pangan, tetapi juga edukasi dan keteladanan. Harapannya, pertemuan ini melahirkan kesepahaman, sinergi, dan langkah nyata, bukan hanya berhenti di ruang rapat,” tegasnya.

 

Sementara itu, Nur Isna Sitoresmi menjelaskan bahwa program Pengembangan Desa B2SA merupakan strategi nasional dalam mencegah stunting, mengatasi persoalan gizi buruk, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga.

Program ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan, mengolah pangan lokal murah, sekaligus meningkatkan keterampilan dalam menciptakan menu sehat bagi keluarga.

 

Melalui gerakan B2SA, diharapkan setiap keluarga di Sumbawa mampu memenuhi kebutuhan gizi seimbang, sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat, aktif, dan produktif. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *