Sumbawa Barat, Bintangtv.id— Tumpahan material batu bara di sepanjang Jalan Lintas Benete, tepatnya di kawasan Polamata, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, dikeluhkan warga dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Pantauan media di lapangan, Selasa (12/08/2025), menunjukkan adanya tumpahan batu bara di beberapa titik jalan, terutama di sejumlah tikungan yang rawan kecelakaan.
Material tersebut diduga berasal dari aktivitas pengangkutan batu bara menuju Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tambora yang berlokasi di Desa Kertasari.
Keberadaan tumpahan ini menjadi sorotan warga di media sosial, khususnya di grup WhatsApp masyarakat Sumbawa Barat. Seorang anggota grup menulis:
“Tolong dimonitor, jatuhan pasir batu bara di jalan lintas Polamata–Benete sangat berbahaya. Terima kasih.”
Warga lainnya turut menambahkan:
“Setiap ada angkutan batu bara dari Labuhan Lalar sampai Poto Batu, pasti selalu ada tumpahan di setiap tikungan.”
Tumpahan batu bara di jalan umum tidak hanya menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas, tetapi juga berdampak pada kesehatan. Permukaan jalan yang tertutup debu dan serpihan batu bara menjadi licin, terutama saat hujan, dan dapat menyebabkan kendaraan tergelincir.
Debu batu bara juga diketahui dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan dan penyakit paru-paru jika terpapar dalam jangka panjang.
Hendra Ardiansyah, S.IP, salah satu pengendara yang rutin melintas di jalur tersebut, mengaku resah dengan kondisi jalan yang tercemar tumpahan batu bara.
“Bahaya sekali itu. Saya lihat sendiri ada tumpahan di beberapa tikungan. Kalau dibiarkan bisa memicu kecelakaan lalu lintas,” ujarnya kepada wartawan.
Hendra juga meminta pihak terkait untuk segera mengidentifikasi sumber tumpahan dan mengambil langkah penanganan.
“Kalau terus dibiarkan, nanti pasti ada korban. Pemerintah harus segera turun tangan,” tegasnya.
Ia juga berharap pemerintah daerah, dinas perhubungan, serta aparat penegak hukum segera melakukan pengawasan terhadap aktivitas pengangkutan batu bara dan memastikan kendaraan pengangkut tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun membahayakan pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola PLTU Tambora maupun instansi terkait mengenai penanganan tumpahan tersebut. (02)












