Umum

Kapolres Sumbawa Barat Gandeng Ponpes Al-Ikhlas Sinergi Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional

294
×

Kapolres Sumbawa Barat Gandeng Ponpes Al-Ikhlas Sinergi Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

Subawa Barat, Bintangtv.id— Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi di kalangan pesantren, Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K memimpin langsung kegiatan penanaman jagung di lahan milik Pondok Pesantren Al-Ikhlas, yang berlokasi di lingkungan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Rabu (6/8).

 

iklan

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara institusi kepolisian dan lembaga pendidikan berbasis keagamaan dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.

Dalam sambutannya, AKBP Zulkarnain menegaskan bahwa penanaman jagung bukan sekadar memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga bertujuan sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan ekonomi bagi para santri.

“Melalui program ini, para santri tidak hanya mendapatkan pendidikan agama yang mendalam, tetapi juga dibekali keterampilan kewirausahaan dan pertanian, terutama dalam budidaya jagung. Ini menjadi bekal penting untuk kemandirian ekonomi mereka di masa depan,” jelas Kapolres.

Menurutnya, program ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama pembangunan nasional. “Keberhasilan program ini tidak bisa dicapai tanpa sinergi antara seluruh elemen, seperti TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pesantren, pemerintah, dan aparat keamanan, kami optimis swasembada pangan dapat segera terwujud dan lingkungan pesantren menjadi ekosistem ekonomi yang produktif,” tambahnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Ustaz Afif Lillah, SE., MM, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepercayaan yang diberikan Polres Sumbawa Barat kepada pesantren sebagai mitra strategis dalam penanaman jagung.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan ini dan siap berkomitmen mengembangkan budidaya jagung secara berkelanjutan di lingkungan pesantren. Selain sebagai sumber pangan, kegiatan ini memberikan pengalaman praktis yang sangat berguna bagi para santri dalam membangun kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di daerah, di antaranya Wakapolres Sumbawa Barat, Pejabat Utama Polres, Komandan Kompi 2 Yon B Pelopor, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Gudang Bulog Sumbawa Barat, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbawa Barat, Camat Taliwang, Kapolsek Taliwang, Danramil 1628-01 Taliwang, serta jajaran pengasuh dan santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas beserta tamu undangan lainnya.

Jagung dipilih sebagai komoditas utama dalam kegiatan ini karena memiliki nilai strategis dalam ketahanan pangan. Jagung merupakan salah satu sumber karbohidrat alternatif selain beras yang dapat mendukung diversifikasi pangan.

Selain itu, budidaya jagung relatif mudah dan dapat dilakukan di lahan terbatas, sehingga cocok diterapkan di lingkungan pesantren yang mengedepankan pendidikan dan pengembangan keterampilan.

Dalam konteks ketahanan pangan, sinergi antara aparat keamanan dan pesantren membuka peluang baru dalam pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas keagamaan. Pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam pembangunan ekonomi lokal.

Kegiatan penanaman jagung di Ponpes Al-Ikhlas ini diharapkan menjadi titik awal sinergi jangka panjang antara Kepolisian dan pesantren dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui kolaborasi yang terstruktur, diharapkan peningkatan produksi pangan lokal dapat berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat secara berkelanjutan. (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *