Umum

Petani KSB Akan Terima Bantuan Panen hingga Rp500 Ribu per Hektare

493
×

Petani KSB Akan Terima Bantuan Panen hingga Rp500 Ribu per Hektare

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Barat, Bintangtv.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian melalui program unggulan bertajuk KSB Maju Pertanian. Salah satu bentuk realisasi program ini adalah pemberian bantuan biaya panen kepada para petani lokal, yang nilainya mencapai maksimal Rp500 ribu per hektare.

 

iklan

Program bantuan ini sejalan dengan janji politik Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat. Kepala Dinas Pertanian KSB, Jamilatun, S.Pt., M.M.Inov., menjelaskan bahwa program tersebut terbuka untuk seluruh warga KSB yang memiliki lahan pertanian aktif, tanpa memandang skala usaha tani mereka.

 

“Bantuan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap petani lokal. Siapa pun bisa mengaksesnya, yang penting mereka adalah warga KSB dan benar-benar memiliki lahan pertanian,” ujar Jamilatun saat ditemui di kantor Dinas Pertanian pada Rabu, (18/06/2025).

 

Ia menambahkan bahwa besaran bantuan akan dihitung secara proporsional berdasarkan luas lahan yang dikelola oleh petani. Misalnya, seorang petani yang mengelola dua hektare lahan aktif berhak menerima bantuan maksimal sebesar Rp1 juta. Namun, batasan tetap diberlakukan sebesar Rp500 ribu per hektare guna memastikan pemerataan dan efektivitas distribusi bantuan.

Bantuan ini dirancang khusus untuk mendukung proses panen, termasuk pembiayaan tenaga kerja, biaya pengangkutan hasil pertanian, serta pengadaan alat panen sederhana. Diharapkan, program ini akan membantu meningkatkan produktivitas para petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

Dinas Pertanian KSB juga telah menyiapkan sistem pendaftaran dan verifikasi data petani penerima manfaat. Para petani hanya perlu menyiapkan dokumen kepemilikan lahan dan surat keterangan dari desa yang nantinya akan diverifikasi oleh petugas di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar sampai ke tangan petani yang membutuhkan. Tidak ada pungutan, tidak ada perantara. Ini program dari rakyat untuk rakyat,” pungkas Jamilatun. (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *