Politik pemerintahan

Distan Sumbawa Ajukan 500 Pompa Irigasi, Ribuan Hektare Lahan Siap Ditanami di Musim Kemarau

155
×

Distan Sumbawa Ajukan 500 Pompa Irigasi, Ribuan Hektare Lahan Siap Ditanami di Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa mengajukan tambahan 500 unit pompa irigasi guna mengairi lahan pertanian selama musim kemarau. Dengan adanya bantuan ini, ribuan hektare lahan padi, jagung, dan palawija yang memiliki sumber air permukaan dipastikan bisa tetap produktif meski di tengah cuaca kering.

 

iklan

Selama ini, banyak petani hanya mampu melakukan satu kali tanam dalam setahun. Namun dengan program irigasi perpompaan ini, petani kini dapat menanam hingga dua kali, bahkan di musim kemarau, karena air dapat disuplai secara normal melalui bantuan pemerintah.

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ni Wayan Rusmawati, yang dikonfirmasi, menyebut bahwa 500 paket pompa irigasi telah diajukan dan akan disalurkan ke sejumlah kecamatan setelah proses verifikasi rampung.

 

“Paket ini akan diberikan kepada kelompok tani yang layak, sesuai dengan petunjuk pelaksanaan. Komoditas yang bisa ditanam antara lain padi, jagung, maupun palawija lainnya,” jelasnya pada Senin (2/6/2025).

 

Berbeda dari sebelumnya yang hanya diperuntukkan bagi petani padi, bantuan kali ini dapat digunakan untuk berbagai komoditas pertanian, asalkan tersedia sumber air permukaan yang mencukupi.

 

“Dengan bantuan ini, petani bisa meningkatkan produksi dari satu kali menjadi dua kali tanam per tahun di lahan-lahan yang mencapai ribuan hektare,” tambahnya.

 

Program ini secara khusus menyasar kelompok tani yang memiliki akses air yang tidak surut bahkan di musim kemarau. Sementara kelompok yang tidak memiliki sumber air yang memadai tidak akan menerima bantuan, karena dianggap tidak efektif.

Rusmawati menambahkan bahwa pelaksanaan program ini turut dikawal oleh TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk memastikan keberhasilannya.

“Satu unit pompa dapat mengairi 18 hingga 20 hektare lahan. Jadi, sekitar 10.000 hektare lahan pertanian bisa dimanfaatkan melalui program ini, guna mendukung target swasembada pangan setiap tahun,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *