Sapi Limosin super jumbo asal Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, itu memiliki bobot mencapai 635 kilogram. Dengan tinggi sekitar 1,5 meter dan panjang hampir 2 meter, sapi berusia nyaris 4 tahun ini menjadi simbol kebanggaan bagi daerah penghasil ternak unggulan tersebut.
“Ini sapi dengan harga tertinggi yang pernah saya jual,” ungkap Umar.
Baginya, ternak bukan sekadar pekerjaan sambilan, melainkan dedikasi di sela rutinitas sehari-hari. Melalui inseminasi buatan dan perawatan intensif yang dilakukan dengan penuh ketelatenan, sapi itu tumbuh menjadi salah satu yang terbaik.
Umar mengandalkan bank pakan berisi aneka rumput dan limbah organik seperti ampas tahu dan tempe untuk menjaga nutrisi ternaknya. Saat ini, sapi tersebut tengah menjalani perawatan khusus guna memastikan kesehatannya tetap prima jelang hari penyembelihan di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Junaidi, menyampaikan bahwa sapi ini akan secara simbolis diserahkan oleh Bupati Sumbawa kepada panitia kurban atas nama Presiden.
“Ini bukan hanya kebanggaan bagi Umar, tapi juga bagi seluruh masyarakat Sumbawa. Semoga bisa menjadi pemicu semangat para peternak lainnya untuk terus meningkatkan kualitas ternak mereka,” ujarnya.
Sumbawa memang dikenal sebagai salah satu lumbung ternak nasional. Terpilihnya sapi dari wilayah ini sebagai hewan kurban presiden menjadi bukti bahwa hasil kerja keras peternak lokal layak diapresiasi hingga ke tingkat tertinggi negeri ini. (01)












