Umum

Sapi 635 Kg Milik Warga Sumbawa Dipilih Presiden Prabowo untuk Hewan Kurban Idul Adha 1446 H

375
×

Sapi 635 Kg Milik Warga Sumbawa Dipilih Presiden Prabowo untuk Hewan Kurban Idul Adha 1446 H

Sebarkan artikel ini
Sumbawa, Bintangtv.id- Di tengah kesibukannya sebagai sopir di salah satu instansi pemerintahan di Sumbawa, Umar tak pernah menyangka bahwa kesabarannya memelihara seekor sapi limosin sejak kecil akan berujung pada kehormatan luar biasa.  Sapinya dibeli oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai hewan kurban pada Idul Adha 1446 Hijriah.

Sapi Limosin super jumbo asal Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, itu memiliki bobot mencapai 635 kilogram. Dengan tinggi sekitar 1,5 meter dan panjang hampir 2 meter, sapi berusia nyaris 4 tahun ini menjadi simbol kebanggaan bagi daerah penghasil ternak unggulan tersebut.

“Ini sapi dengan harga tertinggi yang pernah saya jual,” ungkap Umar.

iklan

Baginya, ternak bukan sekadar pekerjaan sambilan, melainkan dedikasi di sela rutinitas sehari-hari. Melalui inseminasi buatan dan perawatan intensif yang dilakukan dengan penuh ketelatenan, sapi itu tumbuh menjadi salah satu yang terbaik.

Umar mengandalkan bank pakan berisi aneka rumput dan limbah organik seperti ampas tahu dan tempe untuk menjaga nutrisi ternaknya. Saat ini, sapi tersebut tengah menjalani perawatan khusus guna memastikan kesehatannya tetap prima jelang hari penyembelihan di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Junaidi, menyampaikan bahwa sapi ini akan secara simbolis diserahkan oleh Bupati Sumbawa kepada panitia kurban atas nama Presiden.

“Ini bukan hanya kebanggaan bagi Umar, tapi juga bagi seluruh masyarakat Sumbawa. Semoga bisa menjadi pemicu semangat para peternak lainnya untuk terus meningkatkan kualitas ternak mereka,” ujarnya.

Sumbawa memang dikenal sebagai salah satu lumbung ternak nasional. Terpilihnya sapi dari wilayah ini sebagai hewan kurban presiden menjadi bukti bahwa hasil kerja keras peternak lokal layak diapresiasi hingga ke tingkat tertinggi negeri ini. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *