Sumbawa, Bintangtv.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna Kedua dengan agenda Penyampaian Laporan Panitia Khusus (PANSUS) terkait Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada PT BPR NTB (Perseroda), yang berakhir dengan persetujuan dan penetapan usulan tersebut, (15/05/2025).
Juru Bicara Pansus DPRD, I Nyoman Wisma, menjelaskan bahwa penyertaan modal berupa tanah ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi keuangan daerah.
“Kondisi perekonomian di NTB cukup kondusif dan kinerja PT BPR NTB sangat baik, dengan aset mencapai Rp. 1,08 triliun dan penyaluran kredit sebesar Rp. 973,6 miliar,” ungkapnya.
Pansus juga mencatat peluang penambahan modal dari program UPLAND Bawang Merah sebesar Rp. 4,4 miliar. Selain itu, proyeksi dividen untuk Pemerintah Kabupaten Sumbawa dari laba tahun buku 2025 diperkirakan mencapai Rp. 2,9 miliar.
Dalam aspek tata kelola, PT BPR NTB disebutkan terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), performa kelembagaan, serta layanan digital yang berada di bawah pengawasan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Semua ini menunjukkan keseriusan PT BPR NTB dalam menjaga kinerja dan akuntabilitasnya,” tutup Wisma.
Rapat paripurna ini menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan pendapatan asli daerah melalui sektor keuangan. (01)












