Mataram, Bintangtv.id – Perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) terus menunjukkan geliat yang semakin kuat. Setelah gelombang aksi masyarakat yang menggema di berbagai daerah di Pulau Sumbawa, kini langkah perjuangan berlanjut melalui jalur politik. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Badaruddin Duri, menemui Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, untuk menyampaikan langsung aspirasi percepatan pemekaran PPS.
Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kota Mataram, pada Rabu, 28 Mei 2025. Dalam pertemuan itu, Badaruddin Duri atau yang akrab disapa Dewan Duri, menyampaikan bahwa pembentukan PPS adalah cita-cita lama masyarakat Pulau Sumbawa yang telah diperjuangkan selama lebih dari dua dekade.
“Saya menyampaikan aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa secara langsung kepada Ketua Komisi II DPR RI, agar perjuangan pemekaran provinsi terus mendapatkan perhatian serius di tingkat pusat,” ungkap Duri kepada awak media.
Sebagai sesama kader Partai NasDem, Duri memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat komunikasi politik. Ia menekankan bahwa Pulau Sumbawa memiliki kesiapan yang mumpuni untuk menjadi provinsi mandiri, baik dari sisi wilayah, infrastruktur dasar, potensi fiskal, hingga dukungan politik yang kuat.
“Isu pemekaran ini bukan baru kemarin disuarakan. Ini perjuangan panjang masyarakat Pulau Sumbawa. Sayangnya, sampai hari ini, langkah itu masih terkunci oleh moratorium daerah otonomi baru (DOB) yang diberlakukan pemerintah pusat,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Duri juga secara tegas meminta Komisi II DPR RI untuk mendesak Kementerian Dalam Negeri segera mencabut moratorium DOB dan mempercepat pengesahan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) menjadi Peraturan Pemerintah (PP) sebagai payung hukum pembentukan PPS.
“Saya mendesak agar Kemendagri tidak lagi menunda. Jangan khianati aspirasi rakyat Pulau Sumbawa yang selama ini konsisten memperjuangkan pemekaran. PP harus segera ditetapkan,” tegasnya.
Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyambut positif aspirasi tersebut. Bagi Duri, keberadaan Rifqinizamy yang juga kader Partai NasDem di posisi strategis DPR menjadi angin segar dalam mendorong percepatan pemekaran PPS melalui jalur politik.
“Kami berharap pertemuan ini menjadi salah satu titik penting dalam menguatkan perjuangan pemekaran PPS di Senayan, selain dari gerakan masyarakat sipil yang terus berlangsung. Ini murni suara rakyat. Ini soal keadilan dan cita-cita kemandirian wilayah,” pungkas Duri.
Sebagaimana diketahui, perjuangan PPS telah ditempuh melalui berbagai jalur, baik dari bawah ke atas (bottom-up) melalui aspirasi masyarakat, maupun dari atas ke bawah (top-down) melalui mekanisme kelembagaan dan komunikasi politik. Pertemuan ini menjadi bukti bahwa langkah strategis terus ditempuh dalam menjaga bara perjuangan menuju Provinsi Pulau Sumbawa. (02)












