Sumbawa, Bintangtv.id– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri kegiatan Kick Off Pengembangan Agroforestri Kopi yang diselenggarakan oleh PT Kalimantan Prima Persada (KPP) bersama PT SJR. Acara ini digelar di Aula Le Grande, Sumbawa Grand Hotel, pada Selasa (29/4/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, menegaskan pentingnya menjaga kelestarian hutan untuk menghasilkan kopi berkualitas. Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh desa di Kecamatan Batu Lanteh memiliki potensi besar dalam budidaya kopi, selain itu juga terdapat di wilayah Alas yakni Mate Mega, Marente, hingga Lenangguar dan Kecamatan Ropang.
“Kehadiran PT KPP untuk mengembangkan kopi sambil tetap menjaga kelestarian hutan patut kita apresiasi. Saya, atas nama pemerintah daerah dan rakyat Sumbawa, mengucapkan terima kasih atas inovasi dan inisiasi ini,” ujar Bupati.
Bupati juga mengingatkan bahwa kopi hanya dapat tumbuh baik di daerah pegunungan dengan suhu dingin, sehingga tidak bisa ditanam sembarangan. Dalam program ini, PT KPP akan membimbing masyarakat mulai dari proses produksi kopi hingga pemasaran dan pengemasan produk.
Ia menekankan bahwa tujuan utama program Corporate Social Responsibility (CSR) ini adalah untuk menciptakan kemandirian masyarakat.
“CSR bukan untuk diberikan terus-menerus. Setelah mendapatkan ilmu dan bantuan, masyarakat harus bisa mandiri, sehingga ketika perusahaan pergi, usaha tetap berjalan,” tegasnya.
Menurut Bupati, teknologi juga menjadi faktor penting yang menentukan harga jual produk kopi di pasar global. Oleh karena itu, ia berharap kopi hutan dari Sumbawa semakin baik, hijau, dan mampu bersaing di pasar dunia.
“Jadilah pelopor kopi Sumbawa Lawin Labangkar untuk menembus dunia, dikawal oleh KPP. Kita mulai dari Ropang dan yakin kopi kita akan mendunia,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara ini, Wakil Ketua 1 DPRD Sumbawa, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas KUKM Indag, Camat Ropang, Kades Labangkar dan Kades Lawin dan instansi terkait lainnya. (01)












