Sumbawa Barat, Bintangtv.id- Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM, menghadiri acara Soft Opening Tropical Beach Resort di Kecamatan Sekongkang, Kamis (30/1). Acara ini turut dihadiri Hj. Hanipa Musyafirin, S.Pt., M.M.Inov., serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Kadis Nakertrans, Kepala Bappeda, Kadis PUPR, Kadis DPMPTSP, Kadis Parpora, dan Kepala BPBD KSB.
Owner Tropical Beach Resort, Sri Wahyuni, dalam laporannya menyampaikan perjalanan panjangnya membangun usaha di KSB sejak tahun 1996, bahkan sebelum kabupaten ini terbentuk.
Ia mengungkapkan bahwa pembangunan resort tersebut telah berlangsung sejak Oktober 2023 dan kini memasuki tahap akhir setelah 15 bulan pengerjaan.
“Saya berterima kasih kepada Bapak Bupati yang telah menyempatkan waktu untuk soft launching ini. Semoga ke depan dukungan terhadap sektor pariwisata di KSB semakin meningkat,” ujar Sri Wahyuni.
Dalam sambutannya, Bupati Musyafirin mengapresiasi perjuangan Sri Wahyuni dalam membangun resort yang memiliki landscape menawan di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan Tropical Beach Resort memiliki peran penting dalam sejarah KSB, terutama saat awal pembentukan kabupaten ini pada tahun 2003.
“Dulu, saat ada kunjungan tim DOPD untuk menilai kesiapan KSB sebagai kabupaten baru, kita kesulitan mencari penginapan yang representatif. Tropical Beach Resort menjadi satu-satunya tempat yang tersedia saat itu,” ungkap Bupati.
Terkait pengembangan infrastruktur, Bupati juga menyampaikan harapan agar akses ke KSB semakin diperbaiki, termasuk rencana pembangunan jalan khusus dari Bandara Kiantar ke Sekongkang untuk memangkas waktu tempuh dari 1 jam menjadi 30 menit.
“Kendala utama pariwisata kita saat ini adalah aksesibilitas. Dari Mataram ke KSB butuh waktu 6-7 jam, ini terlalu lama. Oleh karena itu, kita harus memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan pariwisata, termasuk kelancaran perizinan dan penyelesaian masalah tanah,” tegasnya.
Bupati juga berharap agar PON 2028 nanti dapat menjadikan lahan eks bandara sebagai lokasi pertandingan cabang olahraga panahan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik wisata di KSB.
Acara Soft Opening ini menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Sumbawa Barat, sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan KSB sebagai destinasi wisata unggulan di NTB. (02)












