Sumbawa, Bintangtv.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menggelar sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kantor Lurah Uma Sima, Kecamatan Sumbawa, Jumat (28/11).
Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sumbawa, menyampaikan pentingnya kebiasaan makan ikan sejak dini.
“Kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama anak-anak, untuk mengurangi makanan instan seperti mi, camilan kemasan, dan minuman manis. Gantikan dengan ikan yang diolah menjadi makanan menarik seperti nugget atau pentolan,” kata Wabup.
Ia juga menekankan pentingnya pola hidup sehat, mulai dari memberikan ASI eksklusif untuk bayi 0-6 bulan hingga membiasakan masak makanan sendiri di rumah. “Memasak sendiri lebih sehat, murah, dan enak. Kurangi konsumsi makanan olahan dan kemasan,” imbuhnya.
Wabup, mengingatkan agar ibu hamil rutin memeriksakan kesehatan untuk memastikan kebutuhan gizi tercukupi sehingga anak lahir sehat dan cerdas. “Jika anak sering makan ikan, mereka akan tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi emas 2045,” tutup Wabup.
Kegiatan ini merupakan rangkaian terakhir dari upaya memasyarakatkan kebiasaan makan ikan guna meningkatkan angka konsumsi ikan di Sumbawa sekaligus mendukung penurunan prevalensi stunting.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbawa, Rahmat Hidayat, mengungkapkan bahwa meski produksi perikanan tangkap di Sumbawa cukup besar, konsumsi ikan masyarakat Sumbawa masih berada di bawah rata-rata nasional.
“Karena itu kita rutin menggelar sosialisasi seperti ini,” tegasnya.
Rahmat juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, atas perhatian besar dalam mendukung program peningkatan konsumsi ikan di masyarakat.
“Dalam 2-3 tahun terakhir, minat masyarakat untuk makan ikan terus meningkat, dan ini menjadi langkah positif dalam menurunkan angka stunting di Sumbawa,” tambahnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Sumbawa, jajaran DKP, Lurah Uma Sima, Dinas Kesehatan, penggerak PKK, serta ratusan ibu-ibu dan anak-anak yang antusias mengikuti sosialisasi. Diharapkan, program Gemarikan ini dapat terus mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat menuju hidup sehat dan bebas stunting. (01)












