Umum

Inovasi ‘Sanitasi Bintang Lima’ M. Agus Rahmatullah Jadikan Lombok Timur Lebih Sehat, Sukses Raih SIA Astra

342
×

Inovasi ‘Sanitasi Bintang Lima’ M. Agus Rahmatullah Jadikan Lombok Timur Lebih Sehat, Sukses Raih SIA Astra

Sebarkan artikel ini

Lombok Timur, Bintangtv.id – M. Agus Rahmatullah, seorang warga dari Dusun Galih, Desa Pringga Jurang Utara, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, NTB, berhasil meraih penghargaan SIA Astra Provinsi NTB tahun 2021 berkat kontribusinya di bidang lingkungan melalui program “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sanitasi.”

 

iklan

Agus memulai program sanitasi ini sejak tahun 2013, ketika indeks kesehatan di daerahnya rendah akibat kurangnya fasilitas sanitasi yang memadai. Ia melihat bahwa sebagian besar warga di wilayah tersebut belum memiliki akses sanitasi yang baik, sehingga timbul ide untuk berkontribusi melalui pendekatan berbasis masyarakat.

 

“Kami bersama masyarakat tidak hanya bersosialisasi, tetapi juga memotivasi dan memberikan edukasi tentang pentingnya hidup bersih dan sehat melalui program pemberdayaan ini,” ujar Agus.

 

Pendekatan yang diterapkannya terdiri dari tiga tahapan: pemicuan bagi masyarakat yang belum memiliki jamban, edukasi tentang pentingnya jamban sehat, dan menjaga kelestarian lingkungan.

 

Agus menjelaskan bahwa keberhasilan program ini didukung oleh metode yang terjangkau, yakni “sanitasi harga kaki lima dengan kualitas bintang lima.” Melalui inovasi ini, ia berhasil mematahkan pandangan bahwa sanitasi selalu membutuhkan biaya besar.

 

Dengan adanya fasilitas sanitasi yang layak, kini perilaku hidup sehat menjadi budaya masyarakat.

 

“Dulu, banyak warga yang buang air besar sembarangan (BABS) karena tidak ada fasilitas, sekarang semuanya berubah. Tingkat diare dan penyakit lain di puskesmas bahkan menurun drastis,” ungkapnya.

 

Tak hanya berdampak pada kesehatan, program ini juga berhasil menciptakan sentra-sentra sanitasi yang membuka peluang kerja bagi warga setempat.

 

“Pencapaian ini membawa manfaat luas, bukan hanya dalam perilaku hidup sehat, tetapi juga membantu program pemerintah dalam penanganan sanitasi jangka panjang yang berkelanjutan, sesuai dengan target SDGs,” tutupnya.

 

Prestasi Agus menjadi bukti bahwa kesadaran akan kebersihan dan kesehatan masyarakat bisa tercipta dari inisiatif berbasis komunitas, yang kini memberikan perubahan positif berkelanjutan di Lombok Timur. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *