Sumbawa, Bintangtv.id- RSUD Sumbawa telah memperluas jangkauan layanan kesehatan dengan membuka unit perawatan khusus untuk Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO).
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kasus TB RO di wilayah tersebut. Dengan membuka layanan ini, diharapkan akses masyarakat terhadap perawatan yang berkualitas akan semakin meningkat.
Direktur RSUD Sumbawa, dr. Nieta Ariyani, Selasa (27/02/2024) menjelaskan, terkait pelayanan tersebut, pihaknya sudah mendapat sosialisai dari Dinas Kesehatan dan telah melakukan persipan agar pelayanannya bisa segera digunakan untuk melayani masyarakat.
“Kami baru dapat sosialisasi daru dikes minggu lalu dan saat ini kami sedang prepare segala sesuatu yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Kabid Pelayanan RSUD Sumbawa, Dr. Nafriti Rachman, menambahkan, unit perawatan TB RO dilengkapi dengan fasilitas dan tenaga kesehatan yang terlatih dan kompeten di bidangnya.
“Kami memiliki dokter spesialis paru, tim perawat, ahli gizi, dan tim farmasi yang siap melayani pasien TB RO secara terpadu,” ungkap Dr. Nafriti.
Selain itu, RSUD Sumbawa juga telah memperkenalkan teknologi canggih dalam diagnosis dan pemantauan, seperti tes cepat molekuler (TCM) dan radiologi dengan sistem kecerdasan buatan (AI). Hal ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi diagnosis dan efektivitas perawatan pasien.

Gedung RSUD Sumbawa
Sementara itu, Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat, menyoroti pentingnya upaya lintas sektor dalam penanggulangan TB.
“Kasus COVID-19 dapat menjadi pembelajaran bagi kita dalam mempercepat eliminasi TB dengan melakukan surveilans, treatment, dan dukungan masyarakat lintas sektor,” ujar Sarip Hidayat.
Pembukaan layanan perawatan TB RO di RSUD Sumbawa diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam upaya penanggulangan TB di wilayah tersebut dan memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan. (01)












