Ekonomo Bisnis

BUMDes Batu Petinang Olah Kelor Selain untuk Sayur dan Kue, Juga Minuman Sehat dan Kosmetik

409
×

BUMDes Batu Petinang Olah Kelor Selain untuk Sayur dan Kue, Juga Minuman Sehat dan Kosmetik

Sebarkan artikel ini
Sumbawa, Bintangtv.id- Selain dimanfaatkan untuk sayuran, daun kelor kini dimanfaatkan untuk aneka olahan yang bermanfaat dan bernilai ekonomis.
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batu Petinang, Desa Karekeh, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, mengolah daun kelor menjadi aneka makanan seperti kue, minuman sehat, bahkan untuk produk kosmetik.
Tuti Suharti, Manager BUMDes Petinang, Sabtu (20/05/2023) mengatakan, sejak dahulu masyarakat Sumbawa, sudah mengkonsumsi daun kelor dan buah kelor sebagai sayur pelengkap lauk untuk makan. Selain memiliki rasa yang khas, daun kelor dipercaya memiliki aneka khasiat untuk kesehatan tubuh.
“Di Sumbawa, daun kelor dan buahnya sudah kita konsumsi untuk sayur sejak dahulu dan turun temurun,” katanya.
Menurut Tuti, seiring berjalan waktu dan beredar informasi apabila daun kelor memiliki manfaat untuk kesehatan yang luar biasa, muncul ide untuk memanfaatkan daun kelor selain untuk sayur.
Melalui Bumdes Desa Karekeh, mengolah daun kelor menjadi aneka makanan dan kosmetik.
“Bersama teman teman dan pihak desa, melalui Bumdes kita olah daun kelor menjadi kue seperti puding, brownies, pangsit kelor, kelor celup, tepung kelor, stik kelor, dan juga kosmetik masker kelor,” Tuti merincikan.
Menurutnya, di bawah naungan Bumdes Petinang, saat ini ada 50 hektare lahan milik warga desa dimanfaatkan untuk menanam pohon kelor dan tersebar di sawah dan kebun warga.
“Masalah bahan baku kita tidak kesulitan, karena banyak pohon kelor tumbuh di Sumbawa dan ada juga lahan binaan Bumdes kita, jadi stok bahan baku tetap aman,” ungkapnya.
Ia menambahkan, harga jual produknya  cukup murah dan sangat terjangkau. Sementara untuk pemasarannya, Tuti menjelaskan, saat ini dipasarkan melalui beberapa minimarket di Sumbawa dan juga memanfaatkan teknologi pemasaran secara online, menggunakan beberapa media sosial yang ada. Kini pemesannya sudah cukup banyak dari luar kota seperti Bali, Surabaya, Bandung, Jakarta, Mataram, dan Gorontalo.
 “Alhamdulillah, kita juga ikut pameran di gelaran balapan dunia di Mandalika dan di MXGP,” katanya menambahkan. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *