Sumbawa Barat, Bintangtv.id— Selepas memimpin apel pagi pertamanya, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Sumbawa Barat, Julmansyah, S.Hut., M.A.P., melanjutkan tugasnya dengan memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Sumbawa Barat. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Sidang Graha Fitrah, Kantor Bupati Sumbawa Barat, pada Rabu (25/09/2024).
Rapat yang dipandu oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat, Drs. Mulyadi, memberikan kesempatan kepada setiap Kepala OPD untuk menyampaikan informasi mengenai tugas dan fungsi yang sedang mereka jalankan. Secara bergiliran, para Kepala OPD memaparkan berbagai perkembangan terkait perencanaan, pelaksanaan program, hingga evaluasi, dalam forum yang berlangsung interaktif selama kurang lebih dua jam.
Salah satu poin penting yang disampaikan oleh Pjs Bupati Julmansyah dalam rapat ini adalah terkait dengan Draft Teknis RPJMD Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya mengenai strategi pasca tambang 2030 PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Julmansyah menekankan bahwa isu penutupan tambang (mining closure) harus segera masuk dalam agenda strategis, mengingat ekonomi Sumbawa Barat sangat bergantung pada sektor tambang.
“Ini adalah momentum yang tepat untuk memasukkan isu penutupan tambang. Kita harus menyiapkan exit strategy dengan mengembangkan sektor-sektor lain yang mampu menggantikan posisi tambang dalam menopang ekonomi daerah di masa mendatang,” ujar Julmansyah.
Rakor ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempersiapkan strategi pembangunan yang berkelanjutan di Sumbawa Barat, sekaligus mengantisipasi dampak dari penutupan tambang yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2030. (02)












