SUMBAWA, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mematangkan persiapan untuk menjadi tuan rumah empat cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Selasa (27/10/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai I Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, tersebut melibatkan perangkat daerah terkait, KONI Kabupaten Sumbawa, serta pengurus empat cabang olahraga yang diusulkan untuk dipertandingkan di Kabupaten Sumbawa, yakni Ikatan Motor Indonesia (IMI), Pickleball, Panahan, dan Tarung Derajat.
Rapat koordinasi ini digelar sebagai tindak lanjut surat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Nomor 810/BPP/X/2026 tanggal 22 Oktober 2026 tentang Undangan Kegiatan Visitasi Venue Pertandingan dan Rapat Koordinasi PON XXII/2028 Wilayah NTB.
Sekda Sumbawa menegaskan, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mempersiapkan berbagai kebutuhan agar Kabupaten Sumbawa dapat memenuhi standar penyelenggaraan PON 2028.
Menurutnya, kunjungan tim visitasi menjadi kesempatan penting untuk memperlihatkan kesiapan daerah, sekaligus memastikan kelayakan venue yang diusulkan sebagai lokasi pertandingan.
“Kita sudah menggelar rapat dengan dinas terkait, KONI, dan empat cabang olahraga yang akan menjadi tuan rumah, yakni IMI, Pickleball, Panahan, dan Tarung Derajat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tim visitasi dari Pengurus Besar (PB) Tarung Derajat telah datang untuk melihat secara langsung lokasi pertandingan yang direncanakan di GOR Mampis Rungan. Selanjutnya, tim dari IMI dan Pickleball dijadwalkan melakukan kunjungan untuk meninjau kesiapan venue masing-masing.
“Tim visitasi akan memverifikasi dan melihat secara langsung lokasi-lokasi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita bersama agar Sumbawa bisa ditetapkan sebagai tuan rumah empat cabang olahraga pada PON 2028 nanti,” ungkapnya.
Sekda juga mengharapkan dukungan dan doa seluruh masyarakat agar upaya Kabupaten Sumbawa menjadi bagian dari penyelenggaraan pesta olahraga nasional tersebut dapat terwujud.
“Kita akan mempersiapkan semua yang menjadi standar PON 2028. Pemerintah daerah akan berupaya memberikan yang terbaik apabila Kabupaten Sumbawa dipercaya menjadi tuan rumah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan bahwa kesiapan Sumbawa tidak hanya bertumpu pada KONI dan pengurus cabang olahraga, tetapi juga didukung komitmen Bupati Sumbawa bersama DPRD dalam memperjuangkan daerah ini menjadi bagian dari penyelenggaraan PON 2028.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan DPRD menjadi modal penting untuk menyiapkan sarana dan prasarana olahraga serta memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Bupati Sumbawa dan DPRD Kabupaten Sumbawa sudah memiliki komitmen untuk mendukung. Ini menjadi modal penting bagi kita untuk terus memperjuangkan agar Kabupaten Sumbawa mendapat kesempatan sebagai tuan rumah. Kami ingin menunjukkan bahwa kesiapan ini dibangun bersama, dengan dukungan pemerintah daerah, DPRD, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Abdul Rafiq.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) revitalisasi GOR Mampis Rungan. Dokumen perencanaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sarana olahraga apabila Sumbawa memperoleh kepercayaan sebagai tuan rumah.
“Kami mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah yang telah menyiapkan DED revitalisasi GOR Mampis Rungan. Dengan dukungan Bupati, DPRD, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, kami berharap persiapan dapat terus dimatangkan sesuai kebutuhan dan ketentuan penyelenggaraan,” ujarnya.
Abdul Rafiq berharap KONI Pusat bersama PB Tarung Derajat dapat mempertimbangkan Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan cabang olahraga Tarung Derajat pada PON 2028.
Selain meningkatkan prestasi olahraga, menurutnya, penempatan venue pertandingan di Pulau Sumbawa juga berpotensi mendorong pemerataan penyelenggaraan olahraga di NTB. Kehadiran atlet, ofisial, dan pendukung dari berbagai daerah di Indonesia diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya sektor UMKM, perhotelan, kuliner, transportasi, dan jasa lainnya.
“Harapan kami, PON 2028 tidak hanya menjadi ajang prestasi olahraga, tetapi juga momentum pemerataan pembangunan olahraga dan penggerak ekonomi daerah. Kabupaten Sumbawa siap berkolaborasi dan berharap diberikan kesempatan untuk berkontribusi sebagai tuan rumah,” tambahnya.
Melalui koordinasi lintas sektor dan persiapan venue yang terus dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap dapat meyakinkan tim visitasi bahwa daerah ini memiliki kesiapan dan komitmen untuk mendukung kesuksesan PON XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat. (01)












