Politik pemerintahan

Bupati Sumbawa Perkuat Tata Kelola Desa, Tekankan Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel

12
×

Bupati Sumbawa Perkuat Tata Kelola Desa, Tekankan Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel

Sebarkan artikel ini

SUMBAWA, Bintangtv.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa melalui peningkatan kapasitas aparatur, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa.

 

iklan

Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa di Hotel Neo, Senin (5/10/2026).

 

Kegiatan tersebut diikuti perangkat desa dari 157 desa di Kabupaten Sumbawa dengan menghadirkan narasumber dari Dinas PMD dan Inspektorat Kabupaten Sumbawa.

 

Bimtek menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumbawa meningkatkan kompetensi aparatur desa agar mampu mengelola anggaran secara transparan, akuntabel dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, S.E., mengatakan peningkatan kapasitas aparatur desa penting dilakukan agar pengelolaan anggaran dapat berjalan lebih tepat sasaran sekaligus meminimalkan potensi kesalahan dan penyalahgunaan.

 

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengapresiasi pelaksanaan Bimtek tersebut. Ia meminta seluruh aparatur desa menjadikan aturan dan prosedur sebagai pedoman utama dalam setiap tahapan pengelolaan keuangan desa.

 

“Mari kita kelola keuangan secara transparan dan akuntabel. Ikuti prosedur yang sudah ditentukan, sehingga kita tidak terjebak dalam persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Bupati.

 

Menurut Bupati, tata kelola keuangan yang baik merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan desa yang bersih dan bertanggung jawab. Pengelolaan anggaran yang tertib juga akan mendukung agar program pembangunan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa dapat berjalan sesuai tujuan.

 

Karena itu, peningkatan kapasitas aparatur desa perlu dilakukan secara berkelanjutan. Aparatur tidak hanya dituntut mampu menyusun dan melaksanakan anggaran, tetapi juga memahami aturan serta mempertanggungjawabkan setiap penggunaan anggaran kepada masyarakat.

 

Pemkab Sumbawa berharap Bimtek tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada perangkat desa mengenai perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan hingga pertanggungjawaban keuangan desa.

 

Dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel, anggaran desa diharapkan semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pencapaian program pembangunan di tingkat desa.

 

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus mengawal berbagai program pembangunan dan investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Penguatan tata kelola pemerintahan desa menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang lebih tertib, terbuka dan bertanggung jawab, sekaligus memastikan setiap anggaran yang dikelola memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumbawa. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *