Politik pemerintahan

Komitmen Pemkab Sumbawa Lestarikan Budaya, Bupati Jarot Buka Tradisi Nuja Rame di Desa Lamenta

33
×

Komitmen Pemkab Sumbawa Lestarikan Budaya, Bupati Jarot Buka Tradisi Nuja Rame di Desa Lamenta

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam melestarikan adat dan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., yang secara resmi membuka kegiatan adat Nuja Rame di Desa Lamenta, Kecamatan Empang, Rabu (22/7/2026).

 

iklan

Tradisi turun-temurun yang digelar setiap usai musim panen tersebut berlangsung meriah di Lapangan Lamenta dan dihadiri jajaran Forkopimcam Empang, kepala perangkat daerah terkait, Camat Empang, Kepala Desa Lamenta, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

 

Suasana penuh kebersamaan tampak dari antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Kelompok-kelompok ibu membawa hasil panen berupa padi, kacang hijau, dan berbagai hasil bumi lainnya sebagai simbol rasa syukur atas nikmat panen sekaligus wujud penghormatan terhadap tradisi yang diwariskan oleh para leluhur.

 

Ketua Panitia, Muhammad Taufik, menjelaskan bahwa Nuja Rame merupakan warisan budaya yang hingga kini tetap dijaga oleh masyarakat Desa Lamenta. Selain menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil panen, tradisi tersebut juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala Desa Lamenta, H. Sirajuddin, menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendukung pembangunan desa. Ia juga melaporkan bahwa semangat Program Sumbawa Hijau Lestari mulai tumbuh di tengah masyarakat, ditandai dengan semakin banyak warga yang menanam pohon kemiri, kopi, alpukat, dan berbagai tanaman produktif lainnya.

 

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa Nuja Rame bukan sekadar tradisi menumbuk padi bersama, tetapi merupakan warisan budaya yang mengandung nilai-nilai gotong royong, persatuan, dan rasa syukur yang harus terus dijaga.

 

“Nuja Rame mengajarkan kita arti kebersamaan, saling membantu, dan bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT. Nilai-nilai inilah yang harus terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari jati diri masyarakat Sumbawa,” ujar Bupati.

 

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian adat dan budaya lokal karena menjadi kekuatan dalam membangun karakter masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus berjalan seiring dengan upaya menjaga warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat mendukung Program Sumbawa Hijau Lestari melalui gerakan menanam pohon sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber mata air. Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan bibit pohon secara gratis bagi masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi, Bupati memberikan penghargaan kepada tiga warga Desa Lamenta yang telah memulai penanaman pohon kemiri, kopi, alpukat, dan tanaman produktif lainnya dengan hadiah masing-masing satu ekor sapi.

 

Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap penyelenggaraan Nuja Rame pada tahun-tahun mendatang semakin meriah dengan melibatkan seluruh RT di Desa Lamenta. Ia mengusulkan agar setiap RT berpartisipasi membawa spanduk sebagai identitas wilayah sehingga semakin memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada kaum ibu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian tradisi Nuja Rame.

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi Toto Rontok yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa dan ibu-ibu Desa Lamenta. Acara kemudian diisi dengan penyerahan hadiah kepada kelompok ibu-ibu terbaik, penghargaan kepada pencipta lagu Nuja Rame, serta penyerahan bantuan sebesar Rp10 juta dari Bupati Sumbawa kepada panitia penyelenggara sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap pelestarian adat dan budaya.

 

Melalui penyelenggaraan Nuja Rame, Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai aset daerah. Tradisi yang diwariskan lintas generasi ini diharapkan terus menjadi perekat persatuan, memperkuat semangat gotong royong, sekaligus menjadi bagian dari pembangunan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *