KSB

AKBP Zulkarnain Tegaskan Pelabuhan Poto Tano Tetap Beroperasi Normal Meski Ada Aksi Massa PPS

50
×

AKBP Zulkarnain Tegaskan Pelabuhan Poto Tano Tetap Beroperasi Normal Meski Ada Aksi Massa PPS

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat|Bintangtv.id-Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain, S.I.K., menegaskan bahwa aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), tetap berjalan normal dan tidak mengalami penutupan meskipun berlangsung aksi unjuk rasa yang dilakukan massa pendukung pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).(2/6/2026)

Penegasan tersebut disampaikan untuk menepis kekhawatiran masyarakat yang beredar akibat isu bahwa Pelabuhan Poto Tano akan ditutup selama berlangsungnya aksi demonstrasi. Informasi tersebut sempat menimbulkan kecemasan di kalangan warga, terutama bagi pengguna jasa transportasi laut yang hendak menyeberang dari Pulau Sumbawa menuju Pulau Lombok maupun sebaliknya.

iklan

Menurut AKBP Zulkarnain, masyarakat tidak perlu khawatir karena operasional pelabuhan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Seluruh layanan penyeberangan tetap dibuka dan aktivitas keluar-masuk penumpang maupun kendaraan berlangsung normal di bawah pengawasan aparat keamanan.

“Pelabuhan tetap buka seperti biasa, tidak ada penutupan,” tegas AKBP Zulkarnain.

Pelabuhan Poto Tano merupakan salah satu jalur transportasi strategis yang menghubungkan Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok melalui lintasan penyeberangan Poto Tano–Kayangan. Kelancaran operasional pelabuhan ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan kebutuhan pokok antarwilayah.

Apabila pelabuhan tersebut mengalami gangguan operasional atau penutupan, dampaknya berpotensi dirasakan secara luas oleh masyarakat. Selain menghambat arus transportasi penumpang dan kendaraan, kondisi tersebut juga dapat mengganggu rantai pasok berbagai kebutuhan pokok yang sebagian besar didatangkan dari Pulau Lombok menuju wilayah Sumbawa dan sekitarnya.

Untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan aksi, aparat kepolisian telah menyiagakan ratusan personel gabungan. Sebanyak 368 personel diterjunkan dalam pengamanan aksi yang digelar oleh Presidium Aliansi Provinsi Pulau Sumbawa di kawasan Pelabuhan Poto Tano.

Personel tersebut terdiri atas satu kompi Dalmas Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda NTB, satu kompi Brimob Polda NTB, serta personel dari Polres Sumbawa Barat dan unsur pengamanan lainnya. Kehadiran aparat bertujuan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung secara tertib, aman, dan tidak mengganggu pelayanan publik maupun aktivitas penyeberangan.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga situasi kondusif, mematuhi aturan yang berlaku, serta mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai agar aktivitas masyarakat dan operasional pelabuhan tetap berjalan lancar.

Dengan adanya jaminan dari aparat keamanan, masyarakat yang akan menggunakan jasa penyeberangan melalui Pelabuhan Poto Tano diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga saat ini, seluruh aktivitas penyeberangan di pelabuhan tersebut masih berlangsung normal tanpa adanya penutupan maupun penghentian layanan.(02)