Politik pemerintahan

Syamsul Ramadhan: Ibu PKK Punya Peran Strategis Membangun Keluarga Sakinah

77
×

Syamsul Ramadhan: Ibu PKK Punya Peran Strategis Membangun Keluarga Sakinah

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id– Bulan suci Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum penyucian jiwa serta pemulihan kesehatan tubuh.

Hal tersebut disampaikan oleh narasumber Syamsul Ramadhan, M.Ib dalam pemaparannya bertajuk “Ramadhan: Madrasah Penyucian Jiwa (Tazkiyatun Nafs) dan Restorasi Fisik (Autophagy) dalam Bingkai Keluarga Sakinah”, beberapa waktu lalu.

iklan

Dalam pemaparannya, Syamsul Ramadhan menjelaskan bahwa di penghujung Ramadhan umat Islam berada pada fase itqun minan nar, yaitu fase pembebasan dari api neraka. Pada fase ini, puasa tidak sekadar ritual spiritual, tetapi juga menjadi sarana pembersihan menyeluruh baik secara fisik maupun spiritual.

Menurutnya, secara ilmiah puasa memicu proses autophagy, yaitu mekanisme alami tubuh yang membersihkan dan mendaur ulang sel-sel yang rusak untuk menjadi energi baru. Proses tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan kesehatan serta ketahanan fisik manusia.

Ia menegaskan bahwa konsep tersebut selaras dengan ajaran Islam sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an bahwa puasa mengandung banyak kebaikan bagi manusia.

Dalam perspektif keluarga, khususnya bagi para ibu yang menjadi penggerak PKK, tubuh yang sehat akan mendukung peran mereka sebagai pengelola rumah tangga sekaligus penggerak masyarakat.

Selain pembersihan fisik, Ramadhan juga menjadi momentum tazkiyatun nafs, yaitu proses penyucian jiwa dari berbagai sifat buruk seperti kesombongan, kemarahan, dan sifat kikir. Syamsul menekankan bahwa hati yang bersih akan melahirkan sikap sabar dan bijak dalam mendidik anak serta membina keluarga.

Ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging yaitu hati. Jika hati itu baik maka baik pula seluruh perilaku manusia, dan jika rusak maka rusak pula seluruhnya.

Lebih lanjut, Syamsul menilai peran kader PKK sangat strategis dalam membangun masyarakat melalui berbagai program seperti posyandu, penyuluhan gizi, serta pemberdayaan ekonomi keluarga. Kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian yang bernilai ibadah.

Setiap langkah pengabdian kepada masyarakat, menurutnya, merupakan ladang amal jariyah yang dapat membersihkan jiwa sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa Hj. Ida Fitria Jarot SE Selasa (17/3/2026), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antar pengurus PKK.

Hj. Ida, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah, memperkuat kebersamaan serta menjadi momentum untuk saling memaafkan sehingga seluruh amalan yang dilakukan selama Ramadhan dapat diterima oleh Allah SWT.

Melalui momentum Ramadhan, para ibu PKK diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan kebersihan hati sehingga dapat mewujudkan keluarga sakinah sekaligus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *