Sumbawa barat | Bintang.id – Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Sumbawa mulai melakukan penyerapan gabah hasil panen petani di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga gabah sekaligus melindungi pendapatan petani.Hingga Sabtu, 24 Januari 2026, Bulog Kancab Sumbawa telah menyerap sekitar 300 ton Gabah Kering Panen (GKP) dari sejumlah sentra produksi padi di wilayah Sumbawa Barat.
Pemimpin Cabang Bulog Kancab Sumbawa, Muhammad Nur Ristanto, mengatakan bahwa kegiatan penyerapan gabah dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah setempat serta mitra kerja Bulog.
“Bulog telah mulai melakukan penyerapan GKP milik petani di Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra Bulog, sekaligus melakukan peninjauan langsung ke lapangan,” ujarnya, Minggu (25/1/2026).

Ia menjelaskan, gabah petani diserap sesuai dengan ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang berlaku, yakni sebesar Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen.
Meski demikian, Ristanto menegaskan bahwa kualitas gabah tetap menjadi perhatian. Walaupun tidak ditetapkan standar khusus terkait kadar air, petani diharapkan melakukan panen pada usia padi yang tepat agar kualitas gabah tetap terjaga.
“Kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dapat terus memberikan edukasi kepada petani mengenai usia panen yang layak, sehingga mutu gabah yang dihasilkan semakin baik,” tambahnya.
Penyerapan gabah oleh Bulog ini diharapkan dapat membantu petani dalam menjual hasil panen dengan harga yang wajar, sekaligus memperkuat stok pangan nasional. (02)












