Sumbawa, Bintangtv.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka kegiatan pelatihan budidaya bawang merah yang merupakan bagian dari Program Upland.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Sumbawa ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., Sekretaris Dinas Pertanian, sejumlah perwakilan OPD terkait, serta para peserta pelatihan, Senin (05/05/2025).
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa program budidaya bawang merah dirancang untuk dikembangkan seluas 300 hektare dalam dua tahun ke depan
Ia menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai sarana peningkatan kapasitas petani, agar mampu melakukan budidaya secara efektif dan berkelanjutan.
“Pemerintah daerah berharap peserta pelatihan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerap pengetahuan dari para narasumber. Kami juga mendorong agar para petani aktif bertukar informasi dengan kelompok yang telah berpengalaman, serta memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya sebagai sumber belajar,” ujar Kadis.
Ia juga menyampaikan bahwa budidaya bawang merah membutuhkan perawatan khusus dan pengelolaan alat mesin pertanian yang baik. Dalam mendukung hal tersebut, pemerintah menawarkan skema pinjaman dengan bunga rendah bagi petani yang ingin mengembangkan usahanya, sebagai langkah nyata untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.
Sementara itu, Bupati Sumbawa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program pelatihan ini. Ia optimis bahwa dengan pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan, Kabupaten Sumbawa memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sentra penghasil bawang merah terbaik di Indonesia.
“Budidaya bawang merah memang menuntut perawatan intensif dan modal yang tidak sedikit. Namun, jika dijalankan dengan baik, hasilnya juga besar. Ini adalah peluang ekonomi yang patut kita kejar bersama,” ujar Bupati Jarot.
Bupati juga menyinggung rendahnya minat petani Sumbawa dalam mengembangkan bawang merah dibanding daerah lain seperti Bima yang sudah lebih maju. Oleh karena itu, ia berharap pelatihan ini dapat memberikan pemahaman baru kepada petani, serta mendorong mereka untuk lebih semangat mengelola lahan potensial yang dimiliki.
“Jika kita sukses menjalankan program ini, saya yakin Sumbawa bisa menghasilkan bawang merah dengan produktivitas tinggi, bahkan melebihi daerah lain,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga amanah, serta menggunakan sumber daya yang ada sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah. (01)












