Umum

Perkuat Revitalisasi Posyandu di Labangka, PT. SJR Latih Puluhan Kader

247
×

Perkuat Revitalisasi Posyandu di Labangka, PT. SJR Latih Puluhan Kader

Sebarkan artikel ini
Sumbawa, Bintangtv.id – Sebagai bagian dari upaya mendukung revitalisasi posyandu, PT Sumbawa Juta Raya (SJR) juga menggelar pelatihan untuk para kader posyandu di Kecamatan Labangka.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 20-23 Februari ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi meliputi pengetahuan dan keterampilan para kader dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat. Mulai dari imunisasi, pemeriksaan kehamilan, penimbangan berat badan bayi dan balita, hingga pemantauan status gizi anak.
Pelatihan yang mengangkat tema “25 Kompetensi Dasar Kader Posyandu” ini dipusatkan di Balai Pertemuan Desa Jaya Makmur Kecamatan Labangka yang diikuti seluruh kader posyandu dari Desa Jaya Makmur dan Desa Sekokat. Program pelatihan ini menjadi bagian Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT SJR.
Kades Jaya Makmur, Nurdin menyambut baik pelatihan ini dan menyatakan bahwa peningkatan kompetensi kader posyandu adalah langkah yang sangat penting.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Sebelumnya, banyak kader yang merasa belum cukup siap dalam menjalankan tugas mereka, karena kurangnya pengetahuan tentang pelayanan kesehatan yang lengkap dan terkini. Dengan pelatihan ini, kami berharap para kader dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan memadai untuk masyarakat, terutama dalam hal kesehatan ibu dan anak,” ungkap Nurdin.
Ia optimis dengan support PT SJR, desanya semakin maju. Nurdin berharap, perhatian PT SJR bukan hanya memberikan perhatian hanya pada bidang kesehatan, namun juga pangan.
“Masyarakat akan sehat kalau pangannya tercukupi. Ketika pangannya tidak tercukupi, masyarakat akan sakit. Pangan dan kesehatan harus jalan beriringan,” ujarnya.
Sementara Kades Sekokat, Usup juga memberikan tanggapan positif mengenai pelatihan kader ini. Ia menilai bahwa pelatihan tersebut akan sangat berguna untuk meningkatkan kualitas pelayanan di posyandu.
Pelatihan ini memberikan pengetahuan dasar yang sangat penting bagi para kader. Dengan memahami kompetensi dasar yang dibutuhkan dalam posyandu, para kader dapat lebih percaya diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap ini bisa menjadi langkah yang besar untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Sekokat dan desa-desa lainnya,” kata Usup.
Secara terpisah, Gatot Arie Setyanto, CSR Dept Head PT SJR, menekankan pentingnya program pelatihan ini sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memberdayakan masyarakat.
 “Kami tidak hanya memperbaiki fasilitas posyandu, tetapi juga ingin memastikan bahwa para kader memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Dengan meningkatnya kompetensi kader, kami yakin program kesehatan di posyandu akan berjalan lebih efektif,” imbuhnya.
Pelatihan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan dalam membangun desa yang lebih sehat dan sejahtera. Dengan semakin terampilnya para kader, diharapkan program posyandu dapat lebih maksimal dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan, khususnya untuk ibu dan anak.
Ke depan, PT SJR berkomitmen untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat ini, agar keberlanjutan revitalisasi posyandu dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kecamatan Labangka.
Vinasti Feni Ahdiyati, salah satu Kader Posyandu Maris Gama, Desa Jaya Makmur Kecamatan Labangka, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya terhadap pelatihan yang diselenggarakan oleh PT Sumbawa Juta Raya (SJR) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Sumbawa dan UPT Puskesmas Labangka.
Sebagai kader yang sehari-harinya berinteraksi langsung dengan masyarakat, Feni—sapaan akrab dara cantik ini merasa pelatihan tersebut sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan posyandu.
“Sebagai kader, tentunya kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Saat ini, kami terkadang merasa kurang percaya diri ketika memberikan layanan, terutama dalam memberikan informasi yang akurat tentang kesehatan ibu dan anak. Namun, dengan mengikuti pelatihan ini, kami yakin jadi lebih memahami bagaimana cara memberikan pelayanan yang tepat, seperti cara penimbangan yang benar, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, dan juga bagaimana menyampaikan informasi gizi yang baik kepada masyarakat,” ujar Feni.
Hal senada dikatakan Sanimah—kader lainnya. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya peran kader posyandu dalam mengurangi angka stunting dan kematian ibu dan anak.
“Pelatihan ini tidak hanya memberi kami pengetahuan praktis, tetapi juga pemahaman tentang tujuan besar dari posyandu untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Kami jadi lebih semangat menjalankan tugas kami karena tahu bahwa apa yang kami lakukan dapat memberi dampak langsung pada kesehatan warga,” tuturnya.
Menurut Sanimah, pelatihan ini juga memberikan kesempatan bagi para kader untuk saling berbagi pengalaman dan belajar bersama, sehingga hubungan antar kader di setiap desa menjadi lebih solid.
 “Kami juga saling bertukar pengalaman dan tips untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Ini sangat bermanfaat karena kita bisa saling mendukung satu sama lain,” katanya.
Sebagai kader posyandu yang aktif, Feni dan Sanimah berharap agar pelatihan seperti ini dapat terus berlanjut dan diadakan secara rutin untuk memastikan bahwa para kader selalu mendapatkan pengetahuan dan keterampilan terbaru dalam pelayanan kesehatan.
 “Kami sangat berterima kasih kepada PT SJR yang telah memberikan dukungan penuh, baik melalui revitalisasi posyandu maupun pelatihan kader. Semoga kerjasama ini terus berlanjut demi kebaikan masyarakat kami,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *