Sumbawa, Bintangtv.id – PT. Sumbawa Juta Raya (SJR) melaksanakan Kick Off Program “Revitalisasi Posyandu” di seluruh desa di Kecamatan Labangka yang meliputi Desa Jaya Makmur, Sekokat, Sukamulya, Sukadamai, dan Desa Labangka, Kamis, 20 Februari 2025.
Revitalisasi ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dilaksanakan perusahaan tambang yang beroperasi di Blok Pangulir, Kecamatan Ropang.
Kegiatan yang mengusung tema “Posyandu Mandiri Menuju Desa Sehat untuk Mendukung Pemukiman Berkelanjutan” ini dilakukan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa dan UPT Puskesmas Kecamatan Labangka.
Hadir dalam kesempatan itu, Gatot Arie Setyanto selaku CSR Dept Head PT SJR, didampingi Humas PT SJR, Lukman Mubarak, Kadis Kesehatan Sumbawa yang diwakili Kabid Kesehatan Masyarakat, Abdul Munir, Sekcam Labangka Abdul Talib SH, perwakilan dari Kapolsek dan Danramil Labangka, Kepala UPT Puskesmas Labangka, Kepala Desa bersama Ketua TP PKK se-Kecamatan Labangka, serta Kader Posyandu.
Dalam sambutannya, Gatot Arie Setyanto mengungkapkan bahwa revitalisasi Posyandu di Labangka adalah kelanjutan dari program serupa yang telah dijalankan di Kecamatan Ropang.
Sebelumnya, ia mengakui banyak Posyandu yang rusak, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan para kader posyandu, serta rendahnya partisipasi masyarakat yang datang ke posyandu.
Dengan dukungan dan pendampingan dari PT SJR, masalah-masalah ini dapat teratasi melalui penambahan fasilitas, peningkatan kompetensi kader, serta peningkatan layanan dan partisipasi masyarakat.
“Posyandu adalah ujung tombak layanan kesehatan masyarakat, tentunya harus menjadi lebih baik dan kuat. Kami berharap kolaborasi dengan semua pihak dapat terus berlanjut agar program ini berkelanjutan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Gatot.
Sekcam Labangka, Abdul Talib SH, menyampaikan apresiasi kepada PT SJR atas kontribusinya kepada masyarakat. Menurutnya, dukungan ini sangat berarti, terutama di tengah situasi efisiensi besar-besaran yang menyebabkan anggaran pemerintah daerah terpangkas. “Kami berharap dukungan ini dapat meluas ke semua desa, tidak hanya terbatas pada beberapa desa saja,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Abdul Munir, mengapresiasi PT SJR yang berperan aktif dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, revitalisasi Posyandu mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup, menurunkan angka kematian ibu dan anak, serta menurunkan angka stunting.
Dengan pelayanan yang diberikan di posyandu, seperti imunisasi, pemeriksaan kehamilan, pemberian vitamin dan suplemen, serta pemantauan pertumbuhan anak, ia percaya kontribusi PT SJR akan berdampak positif pada kesehatan masyarakat.
Abdul Munir juga menyebutkan bahwa seluruh posyandu di Kabupaten Sumbawa telah direvitalisasi, dan saat ini tidak ada lagi posyandu berstatus pratama. Sebagian besar posyandu kini sudah berstatus Purwa dan Madya.
“Tercatat posyandu aktif mencapai 99,60 persen atau 756 posyandu. Dengan dukungan PT SJR yang berkelanjutan, kami yakin jumlah posyandu aktif akan terus meningkat,” tambahnya, seraya berharap Revitalisasi Posyandu ini dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Kecamatan Labangka, serta meningkatkan kualitas kesehatan bagi seluruh warga desa.
Kades Jaya Makmur, Nurdin mengungkapkan rasa terima kasih terhadap PT SJR atas program revitalisasi posyandu ini.
“Kami sangat mengapresiasi PT SJR yang telah membantu masyarakat di Desa Jaya Makmur. Sebelum adanya revitalisasi, kami menghadapi banyak tantangan terkait fasilitas dan kualitas pelayanan di posyandu. Kini, dengan dukungan yang diberikan, kami optimis layanan kesehatan untuk masyarakat akan semakin baik dan terjangkau,” ujar Nurdin.
Apresiasi yang sama dari Kades Sekokat, Usup. Ia menyebutkan bahwa revitalisasi posyandu sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan, khususnya untuk ibu dan anak.
“Program ini sangat bermanfaat untuk kami di Desa Sekokat. Posyandu yang telah direvitalisasi memberikan banyak kemudahan bagi warga dalam mendapatkan layanan kesehatan dasar, seperti imunisasi, pemeriksaan kehamilan, dan penimbangan anak. Dengan adanya perbaikan fasilitas dan peningkatan kualitas layanan, kami yakin kesehatan warga akan lebih terjaga,” pungkasnya. (01)












