Headline

KONI dan Pemda Sumbawa Koordinasi dengan KONI NTB Persiapan PON 2028

264
×

KONI dan Pemda Sumbawa Koordinasi dengan KONI NTB Persiapan PON 2028

Sebarkan artikel ini

Mataram, Bintangtv.id– Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa bersama perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melakukan audiensi dengan Ketua KONI NTB, H. Mori Hanafi, dan jajaran untuk membahas kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTB-NTT.

 

iklan

 

Pertemuan ini berlangsung di Sekretarian KONI NTB di Mataram, Kamis, 12 Desember 2024 membahas persiapan venue yang akan ditempatkan di masing masing kabupaten kota.

 

Sekretaris Umum KONI Sumbawa, H. Yudi Patria Negara, memaparkan hasil visitasi Tim 9 yang menunjukkan kesiapan beberapa venue. GOR Mampis Rungan dan Stadion Pragas mendapatkan nilai 70 untuk cabor panahan dan beladiri, sementara Sirkuit Samota mendapat nilai sempurna 100 untuk olahraga motorsport.

 

“Kami ingin memastikan kepada KONI NTB, cabor apa saja yang akan ditempatkan di Sumbawa agar lebih dini dapat memoerdiaokan segala sesuatu yang menjadi kewajiban pemda,” ujar H. Yudi.

 

Ia menambahkan bahwa Pemda Sumbawa telah berkoordinasi dengan Kementrian PUPR dan meminta usulan tertulis dari KONI NTB sebagai dasar penganggaran untuk revitalisasi venue.

 

 

“Jika surat penunjukan tertulis dari KONI NTB sudah ada, Pemda bisa segera menganggarkan DED revitalisasi venue di Sumbawa,” jelasnya.

 

 

 

Sementara, Ketua KONI NTB, H. Mori Hanafi, menegaskan bahwa persiapan PON 2028 harus dilakukan secara matang oleh KONI NTB dan seluruh kabupaten/kota di NTB.

 

“Kami mencanangkan persiapan dimulai 1 Januari 2025. Pasca PON Aceh-Sumut, kami terus menggelar rapat, termasuk evaluasi bersama KONI pusat dan daerah,” ungkap Mori.

 

Ia juga menegaskan bahwa NTB tidak akan membangun stadion baru untuk PON 2028, melainkan fokus pada revitalisasi venue yang sudah ada. Beberapa ballroom hotel juga akan dimanfaatkan untuk pertandingan, seperti cabor beladiri.

 

Terkait pembagian cabor, Mori menyebut Tim 9 sedang menyelesaikan masterplan untuk menentukan lokasi pertandingan. “Panahan di Stadion Pragas sudah memadai, hanya perlu peninggian tembok dan penambahan lapangan latihan. Untuk GOR Mampis Rungan, kami optimalkan untuk beladiri dengan beberapa perbaikan,” jelasnya.

 

Ia menambahkan bahwa untuk olahraga motor seperti grasstrack dan road race, masih diperlukan konsultasi dengan pusat dan PB terkait kepastiannya.

 

“Kami pastikan maksimal tiga cabor akan dipertandingkan di Sumbawa, termasuk panahan, beladiri, dan olahraga bermotor. Kami minta waktu untuk kepastian terkait Samota,” tutup Mori.

 

Hadir dalam pertemuan tersebut Kabid Organisasi KONI Sumbawa Amiruddin, Kabid Binpres Samsul Patria, Kabid Pendidikan dan Pelatihan Ardian Pranata, Humas KONI Sumbawa, serta sejumlah pejabat dari Pemda Sumbawa, termasuk Kabid Perencanaan Anggaran BKAD Dedi Ruslan, S.E., dan Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Dr. Rusmayadi.

 

Pertemuan ini menjadi langkah awal koordinasi untuk memastikan kesiapan Sumbawa sebagai salah satu tuan rumah PON 2028. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *