Sumbawa, Bintangtv.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan memulai pembangunan Jembatan Ai Bari yang berlokasi di Padak Tui pada tahun 2025. Jembatan ini menjadi bagian dari proyek lanjutan untuk mengoptimalkan akses Jalan Samota yang menghubungkan wilayah Labu Sawo hingga Limung, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara.
Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Lalu Suharmaji, bersama Kabag Pembangunan H. Yudi Patrian Negara, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Ai Bari di Padak Tui ini merupakan komponen penting untuk mengintegrasikan konektivitas wilayah sepanjang jalur Samota.
“Pembangunan jembatan ini sangat penting untuk menyatukan jalur Samota dari Labuhan Badas hingga Dusun Limung, Desa Pungkit, Moyo Utara. Dengan adanya jembatan ini, konektivitas di sepanjang jalur pesisir akan lebih optimal,” ujar Lalu Suharmaji, Jumat (15/11/2024).
Pembangunan akses Samota ini mencakup beberapa jembatan strategis, antara lain:
– Jembatan Samota 1 di Taman Lembi, Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas.
– Jembatan Samota 2 di Labu Sawo, Desa Penyaring, Moyo Utara,
– Jembatan Ai Bari 1 di Padak Tui yang dijadwalkan dibangun pada 2025.
– Jembatan Ai Bari 2, 3, dan Jembatan Ai Bari 4 di Ulu Aer, yang merupakan jembatan rangka baja terpanjang di NTB.
Untuk menyempurnakan akses ini, Pemkab Sumbawa menargetkan pembangunan lanjutan sepanjang 1,2 km yang akan menghubungkan Jembatan Samota II di Labu Sawo dengan Jembatan Ai Bari di Padak Tui.
Lalu Suharmaji menambahkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak telah dilakukan agar anggaran untuk proyek ini dapat terealisasi pada tahun 2025.
“Kami sudah berkoordinasi untuk memasukkan sisa 1,2 km ini ke dalam anggaran dan pengerjaan pada tahun 2025,” jelasnya.
Jika seluruh akses Jalan Samota ini selesai, masyarakat bisa menjangkau wilayah dari Labuhan Badas hingga Limung tanpa harus memutar melalui Penyaring atau Batu Bangka, Moyo Hilir.
Infrastruktur ini tidak hanya mempercepat akses, tetapi juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi serta membuka peluang pariwisata di kawasan pesisir.
Destinasi wisata Pulau Moyo akan semakin mudah diakses, mendukung perkembangan pariwisata Kabupaten Sumbawa.
“Jalan Samota ini juga akan menjadi jalur strategis yang aman untuk mendukung aktivitas ekonomi serta pengembangan kawasan perikanan laut di sepanjang pesisir,” tutup Lalu Suharmaji. (01)












