Sumbawa barat|Bintangtv- Setelah memimpin Polres Sumbawa Barat selama kurang lebih satu tahun empat bulan AKBP Zulkarnain, S.I.K. mengakhiri masa tugasnya. Tongkat estafet kepemimpinan kini diserahkan kepada AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., yang resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Sumbawa Barat.
Momentum pergantian pucuk pimpinan Korps Bhayangkara di Kabupaten Sumbawa Barat tersebut ditandai dengan acara pisah sambut yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Sumbawa Barat, (15/7/2026).
Acara berlangsung khidmat bukan sekadar seremonial pergantian jabatan, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi AKBP Zulkarnain selama memimpin Polres Sumbawa Barat, sekaligus penyambutan bagi AKBP Rendy Andy Julikhlas yang akan melanjutkan tugas menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bumi Pariri Lema Bariri.
Dalam sambutannya, AKBP Zulkarnain mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengabdi di Kabupaten Sumbawa Barat. Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi selama memimpin Polres dapat dilalui berkat sinergi yang solid antara Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Forkopimda, serta dukungan seluruh lapisan masyarakat.
Ia menilai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat tetap terjaga dengan baik karena adanya kolaborasi yang harmonis antarlembaga dan tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Selama di Sumbawa Barat, suasana kekeluargaan begitu terasa di jajaran Forkopimda. Dari beberapa kabupaten yang saya ketahui, alhamdulillah KSB sampai hari ini tetap aman dan terkendali,” ujar Zulkarnain.
Perwira menengah Polri itu mengaku, kesan yang paling membekas selama bertugas adalah kuatnya budaya kekeluargaan yang terjalin di lingkungan pemerintahan, aparat keamanan, hingga masyarakat. Menurutnya, suasana tersebut menjadi modal utama dalam menciptakan stabilitas daerah.
Usai mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain mendapat penugasan baru di Polda Nusa Tenggara Barat. Pada kesempatan tersebut, ia berpamitan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat sekaligus memohon doa restu agar dapat menjalankan amanah di tempat tugas yang baru.
“Kami pamit undur diri untuk bertugas di Polda NTB. Mohon doa dan dukungannya agar kami selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas. Apabila selama bertugas ada kesalahan, baik saya maupun keluarga, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Sumbawa Barat yang baru, AKBP Rendy Andy Julikhlas, memperkenalkan diri di hadapan para tamu undangan dengan menceritakan perjalanan hidup serta karier kepolisian yang mengantarkannya hingga dipercaya memimpin Polres Sumbawa Barat.
Ia mengungkapkan memiliki kedekatan emosional dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat karena lahir di Kota Mataram. Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, ia mengikuti orang tuanya pindah ke Bali, kemudian kembali ke Mataram ketika memasuki jenjang SMP sebelum melanjutkan pendidikan di Magelang, Jawa Tengah.
“NTB ini adalah lingkungan saya juga karena saya lahir di Mataram. Setelah SD saya ikut orang tua ke Bali, kemudian kembali ke Mataram saat SMP sebelum melanjutkan pendidikan ke Magelang,” ungkapnya.
Setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol), Rendy mengawali karier sebagai perwira pertama di Polda Banten selama lima tahun. Selanjutnya ia bertugas di Polda Jawa Tengah selama kurang lebih satu dekade setelah menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Pada tahun 2023, ia menyelesaikan pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri sebelum mendapat penugasan di Markas Besar (Mabes) Polri.
Rendy mengaku bersyukur karena harapannya untuk kembali mengabdi di tanah kelahirannya akhirnya terwujud melalui penugasan sebagai Kapolres Sumbawa Barat.
“Selama ini saya berharap suatu saat bisa kembali ke kampung halaman. Alhamdulillah doa itu diijabah. Memang bukan kembali ke Mataram, tetapi ke Sumbawa Barat. Setidaknya saya bisa kembali mengabdi di tanah NTB,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Rendy juga memberikan penghargaan kepada pendahulunya atas berbagai capaian yang telah diraih selama memimpin Polres Sumbawa Barat. Menurutnya, fondasi yang telah dibangun akan menjadi modal penting untuk melanjutkan berbagai program pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Sebagai pejabat baru di Kabupaten Sumbawa Barat, ia mengakui masih harus mempelajari karakter masyarakat, budaya lokal, serta dinamika wilayah. Karena itu, ia berharap dukungan, masukan, dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, TNI, serta Forkopimda agar mampu menjalankan tugas secara optimal.
“Saya sadar sebagai warga baru di Bumi Sumbawa Barat masih harus banyak belajar memahami kearifan lokal. Karena itu saya berharap bapak dan ibu sekalian dapat membimbing saya agar bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.(02)












