Sumbawa barat|Bintangtv.id-Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui gerakan intervensi serentak yang dipusatkan di Posyandu Muhajirin, Desa Belo, Kecamatan Jereweh, (6/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, serta diikuti delapan kecamatan dan 65 desa secara daring.
Gerakan serentak ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, sekaligus mempercepat penurunan angka stunting melalui pelayanan kesehatan dasar yang lebih terintegrasi hingga tingkat desa.
Dalam kunjungannya, Wakil Bupati meninjau langsung berbagai layanan posyandu, mulai dari penimbangan dan pengukuran balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan anak, pemberian vitamin serta makanan tambahan, hingga edukasi pola asuh dan gizi bagi masyarakat.
Hj. Hanipah menegaskan bahwa posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, keberadaan posyandu tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan dasar, tetapi juga garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting sejak dini.
“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah desa, kader kesehatan, hingga masyarakat agar upaya pencegahan berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Hj. Hanipah.
Ia juga menekankan pentingnya validasi dan pembaruan data keluarga berisiko stunting agar program intervensi pemerintah dapat lebih tepat sasaran. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong penguatan basis data sebagai langkah penting dalam menentukan kebijakan dan distribusi bantuan gizi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola hidup bersih dan sehat, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap gerakan intervensi serentak yang melibatkan seluruh kecamatan dan desa ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak secara merata. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat penurunan angka stunting serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Sumbawa Barat.
Dengan penguatan peran posyandu dan dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah optimistis target penurunan stunting di daerah tersebut dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.(02)












