Sumbawa barat|Bintangtv.id-Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen Syariah Tuntas Baca Al-Qur’an (TBA) Tahun Buku 2025 di Kecamatan Poto Tano resmi digelar pada,(14 April 2026) bertempat di Aula Kantor Camat Poto Tano. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota koperasi, jajaran pemerintah kecamatan, serta Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah.
RAT tersebut menjadi bagian dari implementasi program unggulan daerah “Kartu KSB Maju”, khususnya dalam sektor penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pengembangan koperasi syariah berbasis TBA.
Camat Poto Tano, Muhlis, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Konsumen Syariah TBA tidak hanya berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai spiritual melalui gerakan Tuntas Baca Al-Qur’an.
Menurutnya, koperasi ini mengusung prinsip syariah yang bebas bunga (riba), sehingga diharapkan mampu menjadi alternatif pembiayaan yang lebih adil dan menenangkan bagi masyarakat. Jenis pembiayaan yang ditawarkan pun beragam, mulai dari pinjaman “bakulan” untuk kebutuhan usaha harian hingga pinjaman musiman yang disesuaikan dengan kebutuhan anggota.
“Melalui koperasi ini, kami ingin membangun keseimbangan antara penguatan ekonomi dan pembinaan spiritual masyarakat,” ujar Muhlis di hadapan peserta RAT.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., dalam arahannya menyoroti pentingnya percepatan distribusi Kartu KSB Maju. Ia bahkan secara langsung menanyakan progres penyaluran kartu tersebut kepada jajaran terkait.
Hanipah menegaskan bahwa pendistribusian Kartu KSB Maju ditargetkan rampung hingga akhir April 2026. Pasalnya, kartu tersebut menjadi instrumen utama dalam penyaluran berbagai bantuan pemerintah kepada masyarakat.
“Kartu KSB Maju ini sangat penting karena menjadi pintu masuk berbagai program bantuan. Saya minta agar distribusinya bisa segera dituntaskan,” tegasnya.
Hingga saat ini, sebanyak 113 anggota TBA di Kecamatan Poto Tano tercatat telah merasakan manfaat langsung dari keberadaan koperasi syariah tersebut. Menariknya, meskipun berbasis syariah, layanan koperasi ini bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang agama, selama memiliki Kartu Keluarga berdomisili di Kabupaten Sumbawa Barat.
Keberadaan koperasi ini pun dinilai mampu menjadi solusi konkret dalam mengatasi praktik pinjaman berbunga tinggi atau rentenir yang kerap membebani masyarakat kecil.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya RAT sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan koperasi kepada para anggotanya. Ia menilai, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.
Lebih lanjut, Hanipah mengingatkan kepada seluruh camat dan kepala desa agar kembali mengaktifkan gerakan Tuntas Baca Al-Qur’an (TBA). Menurutnya, program tersebut memiliki peran strategis karena menjadi basis pelaksanaan berbagai program pemerintah daerah.
“Mari kita aktifkan kembali gerakan TBA, karena banyak program pemerintah yang akan dilaksanakan melalui program ini,” ujarnya.
Selain penguatan koperasi, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga tengah menargetkan Kecamatan Poto Tano sebagai kawasan lumbung hortikultura melalui program “KSB Maju Luar Biasa”. Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Menutup arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dan solidaritas dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
“Dengan kerja sama yang kuat, kita bisa mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat yang berkelanjutan,” pungkasnya.(02)












