KSB

Jelang Idul Fitri, Warga Sekongkang Serbu Gerakan Pangan Murah Pemkab Sumbawa Barat

54
×

Jelang Idul Fitri, Warga Sekongkang Serbu Gerakan Pangan Murah Pemkab Sumbawa Barat

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat | Bintangtv.id – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (10/3/2026) di Gedung Serba Guna Balong Rungan, Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang.

Program yang digelar menjelang hari besar keagamaan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sekitar 150 warga Kecamatan Sekongkang tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

iklan

Gerakan Pangan Murah ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa Barat, Nurul Syaspri Akhidiyanti, S.P., M.P., Camat Sekongkang Amrullah, S.AP, Kapolsek Sekongkang IPDA Herman, S.H., M.M. Inov, Kasi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Sekongkang Lara Merdekawati, S.H., serta sejumlah staf dari Pemerintah Kecamatan Sekongkang.

Dalam sambutannya, Camat Sekongkang Amrullah,S.AP., menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari program pemerintah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pangan yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasar. Oleh karena itu, pemerintah hadir melalui intervensi pasar agar masyarakat tetap dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Melalui kegiatan ini masyarakat bisa mendapatkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan harga di pasaran,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib sehingga proses pembagian kupon antrean dan pembelian bahan pangan dapat berjalan lancar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya, sekaligus menjaga ketertiban selama proses pembelian berlangsung,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa Barat, Nurul Syaspri Akhidiyanti, S.P., M.P., menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari program pemerintah dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Ia menuturkan, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan, terutama menjelang momentum hari raya yang biasanya diikuti lonjakan konsumsi masyarakat.

Menurutnya, program ini merupakan salah satu bentuk intervensi pasar yang bertujuan memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Pemerintah melalui presiden dan jajaran kementerian terus berupaya menghadirkan berbagai program bantuan dan stabilisasi harga pangan. Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh sembako dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung masyarakat secara bergiliran mengambil kupon antrean yang telah disediakan panitia sebelum membeli paket sembako. Proses distribusi dilakukan secara tertib dengan pengawasan dari aparat kepolisian serta perangkat kecamatan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Beberapa komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya yang dijual dengan harga subsidi atau di bawah harga pasar.

Melalui program Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan di tingkat daerah serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat. (02)