Sumbawa, Bintangtv.id– Memasuki genap satu tahun pemerintahan Bupati Syarafuddin Jarot bersama Wakil Bupati Mohamad Ansori, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program penciptaan tenaga kerja unggul dan mandiri.
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 122 tenaga kerja berhasil mengikuti pelatihan dan memperoleh sertifikasi kompetensi melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa. Program ini menjadi bagian dari strategi pembangunan SDM yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan dunia usaha.
Pelatihan difokuskan pada enam bidang keahlian utama, yakni:
Barista (32 orang)
Alat Berat (16 orang)
Boga (16 orang)
Desain Grafis (16 orang)
Las 6G (16 orang)
Listrik (16 orang)
Selain pelatihan berbasis kompetensi, Pemkab Sumbawa juga memfasilitasi program magang bagi 10 lulusan SMK, sebagai upaya memberikan pengalaman kerja praktis sekaligus mempercepat adaptasi tenaga kerja muda di dunia industri.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,08 miliar dari APBD. Anggaran ini digunakan untuk penyelenggaraan pelatihan, peningkatan sarana prasarana, serta penguatan kelembagaan BLK.
Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Pemkab Sumbawa juga melakukan revitalisasi BLK dan menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak industri. Langkah ini bertujuan agar materi pelatihan selaras dengan kebutuhan pasar kerja serta mampu menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai.
Program penciptaan tenaga kerja unggul ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, mengurangi angka pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis SDM berkualitas di Kabupaten Sumbawa. (01)












