Politik pemerintahan

Songsong Pasca Tambang 2030, Forwan Dorong Mahasiswa KSB Lebih Mandiri

30
×

Songsong Pasca Tambang 2030, Forwan Dorong Mahasiswa KSB Lebih Mandiri

Sebarkan artikel ini

Mataram, Bintangtv.id – Forum Wartawan Sumbawa Barat (Forwan) menggelar kegiatan workshop yang melibatkan puluhan mahasiswa asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Mataram, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi dan penguatan kapasitas generasi muda KSB dalam menyongsong era pasca tambang 2030. Forwan menilai mahasiswa perlu dibekali kesiapan mental, keterampilan, serta kemandirian agar mampu beradaptasi dan berkontribusi nyata di tengah perubahan ekonomi daerah.

iklan

Ketua Forwan KSB, Hendra Ardianyah, S.IP., dalam sambutannya menegaskan bahwa forum tersebut merupakan langkah strategis untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi masa depan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Forum diskusi yang dikemas oleh Forwan KSB dengan melibatkan mahasiswa Sumbawa Barat ini merupakan upaya menyiapkan langkah-langkah kecil menuju masa depan yang lebih baik, khususnya dalam menghadapi era pasca tambang 2030 mendatang,” ujarnya.

Hendra yang juga merupakan wartawan media online Samawarea.com dengan tagline “Media Lokal Mengglobal” menambahkan, kemandirian generasi muda menjadi kunci utama agar tidak terus bergantung pada sektor industri tambang.

Ia juga menyampaikan bahwa Forwan berkomitmen untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda berkelanjutan. Bahkan, pada tahun mendatang workshop tersebut direncanakan akan digelar dengan skala yang lebih besar dan melibatkan peserta yang lebih banyak.

“Pemuda Sumbawa Barat harus berani berdiri di atas kaki sendiri. Ketika kembali ke tengah masyarakat, mereka harus siap berkontribusi tanpa bergantung sepenuhnya pada industri tambang,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Forwan berharap mahasiswa KSB dapat memiliki wawasan yang lebih luas, kesiapan yang matang, serta motivasi kuat untuk menjadi agen perubahan dalam pembangunan daerah pasca tambang.(02)