Politik pemerintahan

Bupati Sumbawa Launching Sekolah Rakyat Dasar 5 Sumbawa: Awal Gerakan Memerdekakan Anak dari Kemiskinan

113
×

Bupati Sumbawa Launching Sekolah Rakyat Dasar 5 Sumbawa: Awal Gerakan Memerdekakan Anak dari Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi melaunching sekaligus membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Dasar 5 Sumbawa yang berlokasi di SMPN 4 Sumbawa, Senin (6/10/2025).

 

iklan

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, anggota Forkopimda, Wakil Ketua DPRD, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Kepala Sentra Paramita Mataram Kementerian Sosial RI, para tokoh agama dan masyarakat, serta pimpinan OPD lingkup Pemkab Sumbawa.

 

Launching ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Jarot dan penyerahan simbolis seragam sekolah kepada dua perwakilan siswa sebagai tanda dimulainya perjalanan pendidikan di Sekolah Rakyat Sumbawa.

 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Drs. Abdul Aziz, M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Di Kabupaten Sumbawa, sekolah ini menampung 75 siswa — terdiri dari 39 laki-laki dan 36 perempuan — yang terbagi dalam tiga rombongan belajar.

 

“Seleksi dilakukan dengan verifikasi administrasi, kunjungan ke rumah, dan pemeriksaan kesehatan agar tepat sasaran,” ujarnya.

 

Sekolah Rakyat Dasar 5 Sumbawa telah dilengkapi dengan tiga ruang kelas, asrama putra dan putri, aula, dapur, serta mushola. Semua fasilitas ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan inklusif.

 

Kepala Sentra Paramita Mataram Kementerian Sosial RI, Arif Rohman, S.ST., M.Si., M.A.W.G., Ph.D., menuturkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang berangkat dari kepedulian terhadap anak-anak kurang mampu yang memiliki keterbatasan akses pendidikan.

 

“Program ini tidak hanya memberikan kesempatan belajar, tetapi juga menjamin kesejahteraan siswa dan keluarganya. Setiap siswa mendapatkan makan gratis tiga kali sehari, dua kali snack, perlengkapan sekolah, hingga laptop. Orang tua siswa pun mendapat dukungan berupa bantuan modal usaha dan program perbaikan rumah,” jelas Arif.

 

Ia juga berpesan kepada para orang tua agar terus mendukung semangat belajar anak-anak. “Tugas orang tua sekarang hanya dua: mendoakan dan menyemangati anak-anaknya,” katanya.

 

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa peluncuran Sekolah Rakyat bukan sekadar peresmian sekolah, tetapi menjadi awal dari gerakan besar untuk memerdekakan anak-anak bangsa dari kemiskinan melalui pendidikan.

 

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumbawa tahun 2024 telah mencapai 72,36 dan masuk kategori tinggi. Namun kami menargetkan peningkatan hingga 78,09 dalam lima tahun ke depan. Program Sekolah Rakyat adalah langkah strategis untuk mencapai target itu,” ungkapnya.

 

Bupati juga menceritakan perjuangan agar Kabupaten Sumbawa bisa menjadi salah satu daerah penerima program ini. Awalnya, Sumbawa tidak termasuk dalam daftar penerima tahun 2025. Namun melalui komunikasi intensif dengan Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR, akhirnya Kabupaten Sumbawa ditetapkan sebagai salah satu lokasi Sekolah Rakyat.

 

“Untuk tahap awal, sekolah ini berlokasi sementara di SMPN 4 Sumbawa. Nantinya akan dibangun secara permanen di eks lahan STIP Labuhan Badas pada awal 2026 dengan kapasitas hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA,” jelasnya.

 

Bupati Jarot menegaskan, seluruh kebutuhan siswa mulai dari seragam, sepatu, buku, hingga kebutuhan sehari-hari akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat.

“Tidak ada satu rupiah pun beban biaya bagi orang tua. Negara hadir untuk memastikan tidak ada anak Sumbawa yang putus sekolah karena kemiskinan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati memberikan pesan penuh semangat kepada para siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan percaya diri. “Kalian adalah generasi pertama, pionir, dan kebanggaan kami. Ingat, yang membuat seseorang besar bukan asalnya, tetapi perjuangannya,” ujarnya.

Melalui peluncuran Sekolah Rakyat ini, Bupati Jarot berharap langkah tersebut menjadi tonggak penting dalam membangun generasi emas Sumbawa yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia sekaligus menjadi simbol nyata komitmen pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *